IMG_20240606_102925_1717668450081


PALANGKA RAYA — Euforia tak hanya terasa di arena Munas, tapi juga sampai ke daerah. Terpilihnya Agustiar Sabran sebagai Ketua Umum PB Percasi periode 2026–2030 langsung disambut nada optimisme dari berbagai pihak di Kalimantan Tengah.

Bagi KONI Kalteng, ini bukan sekadar pergantian pucuk pimpinan organisasi, melainkan momen langka ketika figur daerah berhasil menembus panggung nasional dan langsung memegang kendali.

Ketua KONI Kalteng, Rahmat Hidayat, tak menutupi rasa bangganya. “Selamat atas terpilihnya Bapak Gubernur Kalimantan Tengah sebagai Ketua Umum PB Percasi periode 2026–2030,” ujarnya, Sabtu (11/4/2026).

Lebih dari sekadar ucapan, Rahmat melihat ini sebagai validasi bahwa sumber daya manusia dari Kalteng tidak bisa lagi dipandang sebelah mata. “Ini kebanggaan bagi daerah. Beliau menjadi orang Kalteng pertama yang memimpin Percasi di tingkat nasional,” tambahnya.

Momentum ini terasa spesial karena datang di tengah dorongan transformasi olahraga, khususnya catur, yang kini mulai bergeser ke arah digitalisasi dan pembinaan usia dini. KONI Kalteng menilai, kombinasi kepemimpinan daerah dan arah kebijakan nasional bisa jadi “jalan tol” baru untuk percepatan prestasi.

Tak hanya itu, kehadiran Agustiar Sabran di pucuk Percasi juga dilihat sebagai jembatan strategis menghubungkan pembinaan di daerah dengan program pusat yang selama ini kerap berjalan di jalur masing-masing.

Bagi Kalteng sendiri, efeknya bukan cuma soal catur. Ini tentang kepercayaan diri. Tentang bagaimana daerah bisa ikut menentukan arah kebijakan olahraga nasional, bukan sekadar menjadi peserta.

Kini, bidak sudah berpindah tangan. Harapannya jelas: dari ruang-ruang kecil latihan di daerah, hingga panggung internasional, lahir lebih banyak pecatur yang tak hanya bermain, tapi juga menang.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *