JAKARTA – Kinerja Bidang Humas Polda Kalimantan Tengah tak sekadar aktif, tapi mulai diperhitungkan di level nasional. Dalam forum Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Humas Polri 2026, Polda Kalteng memborong tiga penghargaan sekaligus indikasi kuat bahwa strategi komunikasi mereka berjalan efektif, bukan formalitas belaka.
Tiga kategori yang disabet mencerminkan pola kerja yang cukup agresif di ruang publik digital, yakni keaktifan menciptakan trending topik, pelaksanaan e-learning, serta konsistensi pengiriman konten ke Polri TV. Artinya, Humas Polda Kalteng tidak hanya fokus pada penyampaian informasi, tetapi juga bermain di wilayah pengaruh opini dan penguatan narasi.
Penghargaan tersebut diterima langsung Kabidhumas Polda Kalteng, Kombes Pol Budi Rachmat, dari Kadivhumas Polri Irjen Pol Jhonny Edison Isir, dalam kegiatan yang digelar di Jakarta, Rabu (15/4/2026).
Budi Rachmat menegaskan bahwa capaian ini tidak datang secara instan, melainkan melalui kerja yang terukur dan responsif terhadap dinamika isu publik.
“Penghargaan ini bukan sekadar simbol, tetapi bukti bahwa kinerja Humas Polda Kalteng mampu bersaing di tingkat nasional, khususnya dalam mengelola informasi dan membangun kepercayaan publik,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya adaptasi di era digital, di mana kecepatan dan ketepatan informasi menjadi kunci utama.
“Di tengah derasnya arus informasi, kami dituntut tidak hanya cepat, tetapi juga akurat dan mampu menghadirkan narasi yang menenangkan serta mencerahkan masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia berharap capaian tersebut bisa menjadi pemicu semangat bagi seluruh personel.
“Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik dan mendukung penuh kebijakan Polri yang Presisi,” tegasnya.
Rakernis Humas Polri sendiri menjadi ajang evaluasi sekaligus konsolidasi strategi komunikasi di tubuh Polri. Dengan tema optimalisasi komunikasi publik dan manajemen media, forum ini menekankan pentingnya kemampuan membaca isu, membangun narasi, dan menjaga kepercayaan publik di tengah derasnya arus informasi.
Capaian Polda Kalteng ini sekaligus menegaskan bahwa kompetisi di bidang kehumasan Polri kini semakin ketat. Ukurannya bukan hanya seberapa banyak informasi disampaikan, tetapi seberapa besar dampaknya di ruang publik.(Red)