screenshot-2026-04-28-150559


PALANGKA RAYA – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Kalimantan Tengah mulai mengarahkan pengembangan sektor pertanian ke model berkelanjutan melalui pendekatan agroforestry terpadu.

Kepala Dinas TPHP Kalteng, H. Rendy Lesmana, memimpin rapat internal yang difokuskan pada penyelarasan strategi dan penajaman program pembangunan pertanian di daerah. Rapat tersebut menjadi bagian dari upaya konsolidasi internal dalam merespons tantangan sektor pertanian, termasuk perubahan iklim dan tekanan terhadap sumber daya alam.

“Rapat ini menjadi ruang koordinasi untuk menyatukan visi, memperkuat sinergi, serta merumuskan langkah konkret dalam mendukung program pembangunan pertanian di daerah,” ujarnya.

Dalam pembahasan, konsep agroforestry pertanian terpadu menjadi fokus utama. Pendekatan ini menggabungkan aktivitas pertanian dengan pengelolaan vegetasi kehutanan, dengan tujuan menjaga keseimbangan antara produksi dan keberlanjutan lingkungan.

Menurut Rendy, model tersebut tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan hasil produksi, tetapi juga menjaga daya dukung lahan serta stabilitas ekosistem dalam jangka panjang.

“Langkah ini menjadi bagian penting dalam menghadapi tantangan perubahan iklim sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Kalimantan Tengah,” tambahnya.

Melalui strategi ini, TPHP Kalteng menempatkan keberlanjutan sebagai basis pengembangan sektor pertanian, sekaligus mendorong kolaborasi lintas sektor untuk memastikan implementasi berjalan efektif di lapangan.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *