28053

Palangka Raya – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, Maryani Sabran, menegaskan pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan harus tetap menjadi prioritas utama pemerintah daerah di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Menurutnya, kondisi jalan yang memadai sangat berpengaruh terhadap aktivitas masyarakat hingga pertumbuhan ekonomi daerah.

Maryani menilai sektor infrastruktur, khususnya jalan, masih memerlukan perhatian serius agar pembangunan bisa dirasakan secara merata di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.

“Kami di Komisi IV DPRD Kalteng yang membidangi pembangunan dan infrastruktur mendorong pemerintah melalui kebijakan Gubernur Kalteng Agustiar Sabran agar lebih fokus memperhatikan kondisi jalan,” ujarnya usai rapat paripurna, Senin (11/5).

Politisi PDIP itu mengatakan penggunaan anggaran daerah harus diarahkan pada program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Ia berharap pembangunan jalan tetap menjadi prioritas meskipun pemerintah sedang melakukan penyesuaian anggaran.

“Di tengah efisiensi anggaran, pembangunan jalan yang langsung dimanfaatkan masyarakat harus tetap diprioritaskan,” katanya.

Selain menyoroti infrastruktur jalan, Maryani juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kabupaten/kota, DPRD, dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam mempercepat pembangunan daerah. Menurutnya, kolaborasi lintas pemerintahan menjadi faktor penting agar pembangunan berjalan efektif dan tidak terhambat koordinasi.

“Pemerintah kabupaten dan kota harus terus bersinergi dengan DPRD serta Pemerintah Provinsi. Tanpa kerja sama yang baik, pembangunan tidak akan berjalan optimal,” tegasnya.

Ia menambahkan, hubungan harmonis antara pemerintah daerah dan legislatif perlu terus dijaga agar program pembangunan dapat berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan merata.

Dalam momentum ulang tahunnya yang ke-44, Maryani juga menyampaikan komitmennya untuk terus mengabdi kepada masyarakat selama dipercaya menjadi wakil rakyat. Ia bahkan menyatakan siap mundur dari jabatan apabila merasa tidak lagi mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Saya ingin selalu bermanfaat bagi masyarakat. Kalau suatu saat tidak lagi bisa memberi manfaat, lebih baik saya mundur dari jabatan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *