KAPUAS – Kisah Umar, anak asal Kabupaten Kapuas yang sempat viral karena terancam putus sekolah, akhirnya mendapat titik terang. Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas memastikan Umar akan kembali melanjutkan pendidikan di SMKN 3 Kuala Kapuas.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, Dr. Suwarno Muriyat, mengatakan pihaknya telah melakukan komunikasi langsung dengan keluarga Umar untuk mencari jalan keluar agar anak tersebut tetap dapat bersekolah.
“Penyebab awal anak ini tidak bisa bersekolah karena ibunya tidak mengizinkan anaknya sekolah,” ujar Suwarno Muriyat, Jumat (29/5/26).
Menurutnya, pertemuan juga dilakukan bersama nenek dan kakek sepupu Umar. Dari hasil pembicaraan tersebut, keluarga akhirnya memberikan persetujuan sekaligus jaminan agar Umar dapat kembali melanjutkan pendidikan.
“Atas persetujuan dan jaminan beliau berdua, Umar akan sekolah di SMKN 3 Kuala Kapuas,” lanjutnya.
Tak hanya memastikan akses pendidikan, pihak sekolah disebut akan menyiapkan sejumlah fasilitas penunjang untuk Umar. Mulai dari tempat tinggal di asrama, perlengkapan sekolah, pakaian, hingga uang saku akan diberikan agar Umar bisa lebih fokus belajar.
Sebelumnya, Umar menjadi perhatian publik setelah video tentang kehidupannya viral di media sosial. Dalam video yang diunggah akun Instagram @ceni_fernando24, terlihat Umar tinggal di rumah sederhana berdinding kalsiboard di kawasan Jalan Kapuas Seberang, Kelurahan Sei Pasah, Kecamatan Kapuas Hilir.
Ayah Umar diketahui bekerja serabutan memotong rumput menggunakan parang demi memenuhi kebutuhan keluarga. Di tengah kondisi ekonomi yang terbatas, Umar tetap menunjukkan semangat belajar yang tinggi.
Hal itu terlihat dari nilai rapornya saat masih bersekolah di SMP Negeri 2 Kapuas dengan rata-rata mencapai 80,53 pada tahun 2025.
Karena persoalan keluarga dan kondisi ekonomi, Umar sempat berhenti sekolah dan membantu orang tua bekerja sambil berusaha mengumpulkan biaya pendidikan. Kisahnya kemudian menyebar luas di media sosial dan mengundang simpati masyarakat.
Kini, setelah mendapat perhatian dari pemerintah daerah, Umar dipastikan kembali memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan dan mengejar cita-citanya.(red)