USA – Afrika Selatan bersiap menjalani salah satu pertandingan terbesar dalam sejarah sepak bolanya saat menghadapi Kanada pada babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 di Los Angeles Stadium, Amerika Serikat. Laga ini menjadi penampilan perdana Bafana Bafana di fase gugur Piala Dunia sekaligus membuka peluang mencatatkan sejarah baru di panggung sepak bola dunia.
Keberhasilan melangkah ke babak 32 besar menjadi pencapaian penting bagi Afrika Selatan setelah melalui perjalanan yang tidak mudah di fase grup. Tim asuhan Hugo Broos sempat mengawali turnamen dengan kekalahan 0-2 dari Meksiko, pertandingan yang juga diwarnai dua kartu merah bagi skuad Bafana Bafana. Namun, mereka mampu bangkit dengan menahan imbang Republik Ceko lewat gol di menit-menit akhir sebelum memastikan tiket ke fase gugur usai mengalahkan Korea Selatan dan finis sebagai runner-up Grup A.
Pelatih Hugo Broos menilai pencapaian tersebut merupakan hasil dari proses pembangunan tim yang telah dijalankan sejak dirinya menangani Afrika Selatan pada 2021. Menurutnya, perubahan tidak terjadi secara instan karena ia memilih membangun fondasi tim dengan memanggil pemain dari berbagai klub, termasuk klub-klub yang sebelumnya kurang mendapat perhatian.
“Pada awalnya memang sangat sulit. Banyak yang meragukan tim ini, tetapi kami terus bekerja membangun fondasi. Setelah meraih peringkat ketiga Piala Afrika, pandangan banyak orang mulai berubah. Kini kami kembali membuktikan bahwa Afrika Selatan mampu bersaing di level tertinggi,” ujar Broos.
Meski mengaku puas dengan keberhasilan lolos dari fase grup, Broos menegaskan timnya belum ingin mengakhiri perjalanan di Piala Dunia. Ia optimistis anak asuhnya memiliki peluang memberikan perlawanan kepada Kanada apabila mampu mempertahankan performa seperti saat menghadapi Korea Selatan.
“Kami ingin memenangkan pertandingan ini. Kanada adalah tim yang kuat, tetapi kami percaya memiliki kesempatan jika mampu bermain dengan mentalitas dan kualitas yang sama. Jika bisa melaju ke babak berikutnya, itu akan menjadi pencapaian luar biasa bagi Bafana Bafana,” katanya.
Bek Afrika Selatan, Ime Okon, menyebut pertandingan melawan Kanada sebagai momen bersejarah bagi negaranya. Ia mengungkapkan dukungan besar dari masyarakat Afrika Selatan menjadi motivasi tambahan bagi seluruh pemain untuk tampil maksimal.
“Ini adalah momen bersejarah bagi kami. Dukungan dari masyarakat di tanah air memberikan semangat yang luar biasa. Kami bermain bukan hanya untuk diri sendiri dan keluarga, tetapi juga untuk seluruh rakyat Afrika Selatan,” ujar Okon.
Menghadapi Kanada yang berstatus sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026 menjadi tantangan berikutnya bagi Afrika Selatan. Namun, setelah melewati fase grup dengan semangat pantang menyerah, Bafana Bafana datang ke babak 32 besar dengan kepercayaan diri untuk terus melanjutkan perjalanan mereka dan menciptakan kejutan di turnamen ini.