Congo-DR-v-Uzbekistan-Group-K-FIFA-World-Cup-2026

USA – Republik Demokratik (RD) Kongo mencatat sejarah baru di Piala Dunia FIFA 2026 setelah memastikan tempat di babak 32 besar untuk pertama kalinya. Kepastian itu diraih usai menundukkan Uzbekistan dengan skor 3-1 pada laga terakhir Grup K di Atlanta Stadium, Sabtu (27/6).

Kemenangan tersebut menjadi penutup kebangkitan impresif RD Kongo yang sebelumnya menelan dua kekalahan beruntun di fase grup. Tiga poin atas Uzbekistan membawa mereka lolos ke fase gugur sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.

Uzbekistan sebenarnya mengawali pertandingan dengan agresif. Eldor Shomurodov sempat membobol gawang RD Kongo ketika laga baru berjalan 20 detik, namun gol tersebut dianulir karena offside. Penyerang berusia 30 tahun itu akhirnya benar-benar membawa Uzbekistan unggul pada menit ke-10 melalui penyelesaian apik dari sudut sempit.

RD Kongo juga sempat mencetak gol pada babak pertama melalui Nathanael Mbuku, tetapi wasit menganulirnya setelah menilai terjadi pelanggaran dalam proses terciptanya gol.

Memasuki babak kedua, Uzbekistan nyaris menggandakan keunggulan ketika Shomurodov kembali mengancam gawang lawan. Namun, upayanya hanya membentur bagian atas jaring gawang.

Tekanan RD Kongo akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-68 setelah Yoane Wissa sukses mengeksekusi penalti untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Momentum itu kemudian dimanfaatkan tim asuhan Sébastien Desabre untuk membalikkan keadaan.

Pada menit ke-78, dua pemain pengganti menjadi pembeda. Tembakan Meschack Elia yang membentur pemain bertahan Uzbekistan mengarah ke Fiston Mayele, yang dengan tenang mencungkil bola melewati kiper Abduvohid Nematov dan membawa RD Kongo unggul 2-1.

Wissa memastikan kemenangan sekaligus mengukir namanya sebagai bintang pertandingan setelah mencetak gol kedua pada masa tambahan waktu. Sepakan kerasnya dari tepi kotak penalti mengakhiri perlawanan Uzbekistan dan memastikan skor 3-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Hasil tersebut mengantarkan RD Kongo mencatatkan pencapaian terbaik sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia. Pada babak 32 besar, mereka dijadwalkan menghadapi Inggris di Atlanta pada 1 Juli dalam upaya melanjutkan langkah bersejarah di turnamen edisi 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *