14_Diknas-Kota

PALANGKA RAYA – Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya menyatakan telah melakukan koordinasi dengan PT PLN (Persero) guna mendukung kelancaran pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 di tengah adanya pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Jayani, mengatakan koordinasi tersebut dilakukan sejak sebelum tahapan penerimaan peserta didik dimulai. Langkah itu bertujuan untuk meminimalkan potensi gangguan terhadap proses pendaftaran yang berlangsung secara daring.

“Kami telah mencermati kondisi tersebut dan jauh hari sebelumnya sudah menyampaikan kepada PLN mengenai pelaksanaan masa penerimaan murid baru. Kami berharap hingga pukul 13.00 WIB tidak terjadi pemadaman listrik, khususnya di wilayah sekolah yang melaksanakan proses pendaftaran,” ujar Jayani, Rabu (1/7/2026).

Menurutnya, pelaksanaan pendaftaran tidak sepenuhnya bergantung pada fasilitas di sekolah. Calon peserta didik maupun orang tua dapat mengakses layanan pendaftaran melalui telepon genggam yang terhubung dengan jaringan internet.

Selain itu, Jayani menjelaskan sistem SPMB telah dirancang untuk tetap menyimpan data pendaftaran apabila terjadi gangguan listrik maupun koneksi internet. Data yang belum berhasil dikirim akan tersimpan sementara dan diproses secara otomatis setelah jaringan kembali normal.

Ia menambahkan, sistem juga mencatat waktu pengiriman data sehingga urutan pendaftaran tetap terdokumentasi sesuai waktu saat proses dilakukan.

Dengan mekanisme tersebut, Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya menyebut proses pendaftaran SPMB 2026 tetap dapat berlangsung meskipun terjadi kendala teknis yang bersifat sementara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *