WhatsApp Image 2026-08-14 at 13.44.37

PALANGKA RAYA-Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah (Dishut Kalteng) bergerak cepat melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Lapangan Sanaman Mantikei, Kelurahan Langkau, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Jumat (14/8/2026).

Kebakaran yang dilaporkan masyarakat melalui WhatsApp tersebut langsung ditindaklanjuti personel Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) Dishut Kalteng. Tim dikerahkan untuk melakukan pemadaman sekaligus mencegah api menjalar lebih luas.

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran melalui Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng Agustan Saining menegaskan, penanganan karhutla dilakukan dengan mengedepankan respons cepat, terutama ketika api ditemukan di kawasan yang memiliki potensi penjalaran cukup tinggi.

“Di lokasi, petugas mendapati kondisi lahan berupa bekas tebasan dengan tumpukan kayu. Kondisi tersebut membuat penjalaran api berlangsung cukup cepat. Selain itu, jenis tanah di lokasi merupakan gambut sehingga penanganan membutuhkan pemadaman dan pendinginan secara menyeluruh,”ucapnya.

Untuk mempercepat penanganan, satu unit mobil tangki PTO berkapasitas 4.000 liter dikerahkan bersama sejumlah peralatan pemadaman.

“Petugas melakukan penyemprotan untuk memutus penjalaran api, dilanjutkan dengan pendinginan pada area yang telah terbakar,” tambahnya.

Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 0,09 hektare. Seluruh area tersebut berhasil dipadamkan hingga kondisi dinyatakan padam total.

“Penanganan dilakukan dengan pemadaman, pembatasan penjalaran api, kemudian dilanjutkan pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menyala kembali,”lanjutnya.

Pemadaman berlangsung hingga pukul 12.20 WIB. Salah satu kendala yang dihadapi petugas adalah minimnya sumber air di sekitar lokasi, sehingga pasokan air mengandalkan mobil tangki PTO 4.000 liter.

“Dishut Kalteng mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan titik api atau asap di sekitar lingkungan. Laporan lebih awal dinilai sangat membantu petugas melakukan penanganan sebelum api meluas,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *