IMG_3749

Palangka Raya – Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan DPW Partai NasDem Kalimantan Tengah berlangsung dengan cara yang sederhana, tetapi cukup untuk membuat suasana para pengurus menjadi lebih cair.

Berbagai perlombaan khas 17 Agustus digelar dengan melibatkan seluruh pengurus. Lari karung, membawa kelereng menggunakan sendok, hingga mengisi air ke dalam botol menjadi lomba perorangan yang mengundang tawa.

Sementara untuk lomba beregu, peserta ditantang mengikuti estafet kardus dan memakai sarung. Di sinilah kekompakan benar-benar diuji. Peserta tidak hanya dituntut menyelesaikan permainan, tetapi juga harus mampu bekerja sama dengan anggota tim.

Sekretaris Jenderal DPW Partai NasDem Kalteng, Hj. Mukarramah, mewakili Ketua DPW Partai NasDem Kalteng Faridawaty Darland Atjeh (FDA), mengatakan kegiatan tersebut sengaja dikemas dalam suasana santai agar seluruh pengurus dapat menikmati momentum kemerdekaan bersama-sama.

“Melalui berbagai lomba ini, kami ingin seluruh pengurus dapat menikmati suasana kemerdekaan dengan penuh kegembiraan. Ada lomba perorangan dan ada pula yang dilakukan secara beregu sehingga semangat kebersamaan dan kerja sama dapat semakin terbangun,” kata Mukarramah di sela kegiatan perlombaan.

Bagi NasDem Kalteng, perayaan kemerdekaan kali ini tidak berhenti pada lomba dan hiburan. Rangkaian kegiatan juga diisi dengan pengumuman hasil lomba bercocok tanam yang telah berlangsung beberapa bulan sebelumnya.

Lomba tersebut menjadi bagian yang menarik karena peserta tidak hanya berlomba dalam permainan, tetapi juga menunjukkan hasil dari kegiatan yang membutuhkan ketekunan dan perawatan.

Mukarramah mengatakan kegiatan bercocok tanam tersebut menjadi contoh bahwa mengisi kemerdekaan tidak selalu harus dilakukan melalui kegiatan besar. Hal sederhana yang menghasilkan sesuatu dan memberikan manfaat juga dapat menjadi bagian dari semangat kemerdekaan.

“Lomba bercocok tanam yang hasilnya diumumkan pada kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian semangat memeriahkan kemerdekaan. Kegiatan tersebut mengajarkan bahwa mengisi kemerdekaan dapat dilakukan melalui hal-hal sederhana yang memberikan manfaat,” ujarnya.

Di sela-sela perlombaan, para pengurus yang biasanya bertemu dalam agenda organisasi memiliki kesempatan untuk berinteraksi tanpa suasana formal. Canda dan tawa membuat komunikasi terasa lebih lepas, sementara lomba beregu memaksa peserta untuk saling membantu agar bisa menyelesaikan permainan.

Menurut Mukarramah, suasana seperti itu penting untuk menjaga kekompakan internal organisasi.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus menjaga kekompakan seluruh pengurus. Kebersamaan yang terbangun dalam suasana sederhana seperti perlombaan dapat menjadi energi positif untuk menjalankan aktivitas organisasi dan memberikan kontribusi yang lebih baik bagi masyarakat,” tuturnya.

Ia juga mengajak pengurus NasDem dan masyarakat untuk tidak melihat peringatan kemerdekaan hanya sebagai agenda tahunan. Menurutnya, semangat kemerdekaan bisa diterjemahkan melalui berbagai aktivitas yang dilakukan sehari-hari, termasuk bekerja, berkarya dan melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain.

“Mari kita mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang positif dan bermanfaat. Semangat kemerdekaan harus terus kita jaga melalui kebersamaan, kerja keras, serta kegiatan yang memberikan manfaat bagi sesama,” tandasnya.

Dari lomba yang mengundang tawa hingga bercocok tanam yang membutuhkan ketekunan, perayaan kemerdekaan di DPW NasDem Kalteng menunjukkan satu hal sederhana: merayakan kemerdekaan tidak harus selalu meriah. Yang penting, ada kebersamaan dan ada sesuatu yang bisa dibawa pulang sebagai semangat untuk terus bergerak dan memberi manfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *