774184634_2517000275433979_1250795341625159414_n

PALANGKA RAYA – Senyum dan antusiasme terlihat dari masyarakat yang datang ke Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Senin (17/8/2026). Di tengah suasana perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, mereka mendapat kesempatan membawa pulang paket sembako dengan harga yang jauh lebih murah dari harga pasaran.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyediakan 5.000 paket sembako dalam operasi pasar murah tersebut. Masing-masing paket berisi beras premium lima kilogram, satu kilogram gula pasir dan dua liter minyak goreng.

Yang membuat program ini menarik, masyarakat penerima manfaat cukup menebusnya dengan Rp10.000 per paket.

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran bersama Wakil Gubernur Edy Pratowo dan unsur Forkopimda menyerahkan secara simbolis paket sembako kepada penerima manfaat di Kantor Gubernur Kalteng.

Sejumlah kelompok menjadi sasaran program tersebut. Mulai dari PNS golongan I dan II, PPPK penuh waktu maupun paruh waktu, tenaga alih daya, tenaga kebersihan hingga pekerja sektor transportasi dan jasa.

Pengemudi ojek online, portir bandara, pengemudi taksi bandara, pengemudi taksi umum hingga buruh pelabuhan juga masuk dalam daftar penerima.

Bagi sebagian penerima, paket tersebut menjadi bantuan yang cukup berarti. Dengan hanya mengeluarkan Rp10.000, mereka mendapatkan kebutuhan dapur yang terdiri dari tiga komoditas utama.

Seorang pengemudi ojek online yang hadir dalam kegiatan tersebut tampak antusias mengikuti proses pembagian paket. Kehadiran para pekerja dari sektor informal menunjukkan bahwa pasar murah tersebut memang menyasar masyarakat dengan beragam latar belakang pekerjaan.

Selain sembako, Pemprov Kalteng juga menyediakan Elpiji subsidi 3 kilogram. Sebanyak 560 tabung disiapkan melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalteng.

Harga yang diberlakukan sebesar Rp22.000 per tabung, sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang berlaku di Kota Palangka Raya.

Namun, tidak semua orang bisa langsung membeli Elpiji tersebut. Penerima harus sudah terdaftar dalam sistem Merchant Apps Pertamina sesuai ketentuan distribusi Elpiji bersubsidi.

Pasar murah tersebut tidak hanya menjadi kegiatan satu hari di Palangka Raya. Pemprov Kalteng berencana memperluas program serupa ke sejumlah kabupaten secara bertahap.

Sebelumnya, kegiatan pasar murah juga telah dilaksanakan di Muara Teweh, Murung Raya dan Pulang Pisau, bertepatan dengan rangkaian hari jadi kabupaten masing-masing.

Bagi pemerintah daerah, kegiatan seperti ini menjadi salah satu cara untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, terutama ketika kebutuhan rumah tangga meningkat.

Namun di balik angka 5.000 paket dan harga tebus Rp10.000, ada cerita yang lebih sederhana. Bagi penerima manfaat, tiga bahan kebutuhan dapur yang dibawa pulang hari itu berarti ada sedikit ruang bernapas dalam pengeluaran rumah tangga.

Di tengah perayaan kemerdekaan yang biasanya identik dengan upacara, kirab dan berbagai hiburan, operasi pasar murah menghadirkan bentuk perayaan yang langsung menyentuh kebutuhan sehari-hari.

Kemerdekaan pun terasa dalam bentuk yang sederhana: ketika masyarakat bisa pulang membawa beras, gula dan minyak goreng dengan harga yang ringan bagi kantong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *