063d6308-1f67-420a-8cd1-11f0fe941e67-1030x686

PALANGKA RAYA — Di tengah kepungan asap, debu dan panasnya lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kondisi kesehatan anggota Satgas Karhutla menjadi perhatian Pemerintah Kota Palangka Raya.

Melalui Dinas Kesehatan, Pemko Palangka Raya memberikan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) kepada personel yang terlibat langsung dalam penanganan karhutla di wilayah kota. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan para petugas tetap mampu menjalankan tugas di lapangan tanpa mengabaikan kondisi tubuh mereka.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, H. Riduan, mengatakan pemeriksaan kesehatan menjadi bagian dari upaya menjaga kondisi personel yang setiap hari berhadapan dengan lingkungan kerja yang berat.

“Ini merupakan bentuk perhatian Pemko Palangka Raya terhadap kondisi kesehatan anggota Satgas Karhutla. Mereka menghadapi kondisi lingkungan yang cukup berat, mulai dari paparan asap, debu, panas, hingga aktivitas fisik yang cukup menguras tenaga selama proses pemadaman,” ujar Riduan, Minggu (16/8/2026).

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas kesehatan mengecek tekanan darah dan kondisi kesehatan umum para anggota Satgas. Mereka juga mendapatkan vitamin serta obat-obatan sesuai kebutuhan dan hasil pemeriksaan.

Dari pemeriksaan itu, ditemukan sejumlah personel mengeluhkan batuk ringan. Kondisi tersebut dinilai wajar mendapat perhatian karena para petugas cukup sering berada di lokasi yang dipenuhi asap dan debu saat melakukan pemadaman.

“Kami menemukan beberapa anggota mengalami batuk ringan. Karena itu, kami memberikan obat dan vitamin serta mengingatkan mereka untuk tetap menjaga kondisi tubuh selama bertugas,” jelas Riduan.

Menurutnya, tugas memadamkan karhutla bukan hanya membutuhkan peralatan dan kesiapan teknis, tetapi juga kondisi fisik yang prima. Karena itu, personel diminta tidak memaksakan diri ketika mulai merasakan gangguan kesehatan.

Riduan mengingatkan anggota Satgas agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami batuk, sesak napas, pusing maupun kelelahan berlebihan.

Upaya pemeriksaan tersebut diharapkan dapat membantu menjaga kebugaran para petugas yang berada di garis depan penanganan karhutla. Sebab, ketika api belum sepenuhnya padam dan asap masih menyelimuti sejumlah titik, mereka tetap membutuhkan tubuh yang sehat untuk terus bergerak di lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *