LAMANDAU – Bantuan pangan dan Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) Tahap II disalurkan kepada masyarakat Kabupaten Lamandau di tengah kondisi sejumlah wilayah Kalimantan Tengah yang masih menghadapi dampak kemarau dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo turun langsung dalam penyaluran bantuan yang digelar di tiga lokasi, yakni Kantor Kecamatan Sematu Jaya, Gedung Olah Raga (GOR) Kujan, dan Gedung Pertemuan Umum (GPU) Lantang Torang, Minggu (25/10/2026).
Di setiap lokasi, Edy menyerahkan secara simbolis paket bantuan pangan kepada perwakilan penerima. Bantuan tersebut terdiri dari beras, gula pasir dan minyak goreng. Warga juga menerima bantuan KHBS Tahap II.
Penyaluran bantuan tidak hanya berisi paket kebutuhan pokok. Masyarakat yang datang juga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis, masker serta vitamin.
Kehadiran layanan kesehatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan di tengah kondisi kabut asap yang masih menjadi perhatian di sejumlah wilayah Kalteng. Warga diingatkan untuk memperhatikan kondisi kesehatan dan mengurangi paparan asap ketika kualitas udara menurun.
Edy mengatakan penyaluran langsung ke daerah dilakukan untuk memastikan bantuan dapat diterima masyarakat yang membutuhkan, terutama warga yang berada di wilayah terdampak karhutla.
Selain membagikan bantuan, Edy juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan. Menurutnya, pencegahan kebakaran tidak hanya bergantung pada petugas, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat di tingkat lingkungan.
Warga diminta tetap menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, menjaga kebersihan lingkungan dan memperkuat gotong royong untuk mengantisipasi potensi kebakaran.
“Jangan membakar lahan. Kalau melihat ada titik api, segera laporkan agar bisa ditangani secepatnya,” pesan Edy kepada masyarakat.
Penyaluran bantuan di tiga lokasi tersebut mendapat sambutan dari warga. Edy hadir didampingi Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra bersama jajaran pemerintah daerah.
Bagi masyarakat, bantuan pangan menjadi tambahan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sementara pemeriksaan kesehatan dan pembagian masker memberikan dukungan di tengah kondisi udara yang masih dipengaruhi kabut asap.
Pemkab Lamandau menyampaikan apresiasi atas keberlanjutan program KHBS dan bantuan pangan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Di tengah penanganan karhutla yang masih berlangsung, bantuan sosial dan perhatian terhadap kesehatan masyarakat menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam merespons dampak yang dirasakan warga.
Sementara itu, masyarakat tetap diingatkan untuk menjaga lingkungan dan menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran, terutama selama kondisi lahan masih rentan terbakar.