PALANGKA RAYA – Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya dirasakan melalui kepungan asap, tetapi juga memengaruhi aktivitas dan kebutuhan sehari-hari masyarakat. Kondisi tersebut menjadi perhatian Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah dalam penyaluran bantuan kepada warga terdampak di Kota Palangka Raya.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah, Akhmad Husain, mengatakan penyaluran bantuan dilakukan bersamaan dengan Bantuan Tunai Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) Tahap II. Bantuan tersebut menyasar masyarakat penerima manfaat sekaligus warga yang membutuhkan dukungan akibat dampak karhutla.
“Bantuan ini kami arahkan agar masyarakat yang terdampak tetap mendapatkan dukungan, terutama mereka yang membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” kata Akhmad Husain.
Di Kelurahan Kalampangan, penyaluran KHBS Tahap II menjangkau 608 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Setiap penerima mendapatkan bantuan tunai sebesar Rp250 ribu yang disalurkan melalui Bank Kalteng dengan pendampingan petugas dan relawan KHBS.
Pada hari yang sama, penyaluran bantuan juga berlangsung di Kelurahan Palangka. Sebanyak 2.407 KPM menerima bantuan dengan nilai yang sama, yakni Rp250 ribu per penerima.
Tak berhenti pada bantuan tunai, Dinas Sosial Kalteng bersama pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan pangan serta masker dan vitamin bagi masyarakat yang terdampak karhutla.
Menurut Akhmad Husain, bantuan pendukung tersebut menjadi penting karena kondisi karhutla dapat memberikan dampak berbeda bagi setiap kelompok masyarakat. Karena itu, perhatian juga diberikan kepada warga rentan yang tidak memungkinkan datang langsung ke lokasi penyaluran.
“Kami juga memperhatikan masyarakat yang tidak bisa hadir secara langsung. Jangan sampai keterbatasan untuk datang ke lokasi membuat mereka tidak mendapatkan bantuan,” ujarnya.
Akhmad Husain menambahkan, proses penyaluran di lapangan melibatkan petugas dan relawan agar masyarakat dapat memperoleh bantuan dengan lebih mudah. Koordinasi juga dilakukan untuk memastikan bantuan dapat diterima oleh penerima yang telah terdata.
Penyaluran bantuan ini turut dipantau langsung oleh Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran di Kelurahan Kalampangan. Sementara di Kelurahan Palangka, pemantauan dilakukan Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Linae Victoria Aden.
Bagi Dinas Sosial Kalteng, penanganan masyarakat terdampak karhutla tidak hanya berbicara mengenai bantuan yang diberikan pada saat bencana, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar warga tetap mendapat perhatian selama kondisi tersebut berlangsung.
“Prinsipnya, masyarakat jangan merasa menghadapi kondisi ini sendirian. Pemerintah bersama seluruh unsur di lapangan terus berupaya memberikan dukungan sesuai kebutuhan,” tutur Akhmad Husain.
Penyaluran KHBS dan bantuan dampak karhutla tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam menjaga masyarakat tetap mendapatkan akses bantuan sosial di tengah kondisi karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah.