BANDAR LAMPUNG – Isenmulang Kalteng FC belum mampu keluar dari tekanan pada awal kompetisi BRI Super League 2026/27. Bermain menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Jumat (9/10) malam, tim promosi asal Kalimantan Tengah itu kembali kehilangan poin setelah kalah tipis 0-1.
Satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut lahir melalui titik putih. Alex Martins sukses menjalankan tugasnya pada menit 45+3 sekaligus memastikan Persebaya membawa pulang tiga poin.
Kekalahan ini menjadi yang keempat secara beruntun bagi Isenmulang Kalteng FC. Namun, hasil tersebut tidak serta-merta membuat penjaga gawang Adre Arido kehilangan kepercayaan terhadap timnya.
Menurut Adre, permainan Isenmulang justru menunjukkan perkembangan dibandingkan pertandingan sebelumnya. Kerja keras selama masa jeda kompetisi mulai terlihat di lapangan, meski hasil akhirnya belum berpihak kepada mereka.
“Kalau dari saya, kita malam ini bermain sudah cukup bagus. Kita semua sudah kerja keras dan kita ada improve dari pertandingan kemarin. Karena selama jeda kompetisi kita memaksimalkan latihan, itu semua mungkin hasilnya memang belum di kita,” ujar Adre Arido seusai pertandingan.
Kiper Isenmulang tersebut mengakui tim masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah. Namun, ia memastikan para pemain tidak ingin larut dalam rentetan kekalahan.
Adre justru melihat perjalanan panjang kompetisi sebagai kesempatan bagi Isenmulang untuk terus berkembang dan memperbaiki kekurangan dari pertandingan ke pertandingan.
“Mungkin insyaallah kita ke depannya bisa semakin improve, bisa jauh lebih baik lagi. Dan kita pasti akan meraih kemenangan di setiap match selanjutnya,” katanya.
Pertandingan kontra Persebaya sendiri berlangsung cukup ketat. Bajul Ijo sempat membuka keunggulan lebih awal melalui Diogo Ramalho pada menit ke-10. Namun, gol tersebut dianulir setelah wasit melakukan peninjauan VAR dan menemukan posisi offside.
Isenmulang mampu bertahan hingga penghujung babak pertama sebelum petaka datang. Pelanggaran di kotak penalti membuat Persebaya mendapatkan hadiah penalti. Alex Martins yang maju sebagai eksekutor tidak menyia-nyiakan kesempatan dan mengubah skor menjadi 1-0 pada masa tambahan waktu babak pertama.
Keunggulan tersebut bertahan hingga pertandingan berakhir.
Laga ini sendiri digelar di Bandar Lampung setelah pertandingan Isenmulang Kalteng FC dipindahkan dari Palangka Raya akibat kondisi kabut asap yang mengganggu pelaksanaan pertandingan.
Bagi Isenmulang, kekalahan tersebut menjadi alarm untuk segera melakukan pembenahan. Empat laga telah berlalu tanpa kemenangan, tetapi kompetisi masih panjang.(red)