788563315_1345058174377036_6110929305846756877_n

SUKAMARA — Akses warga Desa Jihing menuju Desa Petarikan di Kabupaten Sukamara kini semakin terbuka. Jembatan Garuda Perintis yang menghubungkan kedua wilayah tersebut resmi digunakan setelah diresmikan Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, Kamis (27/8/2026).

Peresmian berlangsung di Desa Jihing, Kecamatan Balai Riam, ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Kalteng bersama Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, dilanjutkan dengan penekanan tombol peresmian jembatan.

Bagi masyarakat setempat, keberadaan Jembatan Garuda bukan sekadar penambahan infrastruktur. Jalur penghubung ini memangkas waktu perjalanan antara Desa Jihing dan Desa Petarikan sekitar 1 hingga 1,5 jam.

Gubernur Agustiar Sabran mengapresiasi pembangunan jembatan tersebut dan menyampaikan terima kasih kepada jajaran TNI yang terlibat dalam pengerjaannya.

“Terima kasih kepada Kodam Tambun Bungai, Korem, dan Kodim yang telah bekerja keras membangun Jembatan Garuda, satu jembatan di Sukamara dan dua jembatan di Kotawaringin Timur,” kata Agustiar.

Ia meminta masyarakat bersama-sama menjaga kondisi jembatan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Mari kita jaga dan rawat bersama Jembatan Garuda yang telah dibangun,” ujarnya.

Menurut Agustiar, pembangunan infrastruktur seperti Jembatan Garuda menunjukkan peran TNI yang tidak hanya berkaitan dengan pertahanan, tetapi juga hadir membantu masyarakat di berbagai kondisi. Mulai dari membuka akses wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau, mendukung ketahanan pangan hingga membantu penanganan bencana, termasuk kebakaran hutan dan lahan.

Selain peresmian jembatan, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan pembagian sembako secara simbolis kepada masyarakat.

Turut hadir Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, Danrem 102/Panju Panjung Brigjen Pol Wimoko, Bupati Sukamara Masduki, Ketua DPRD Kabupaten Sukamara Ahmad Darsoni, Dandim 1014/Pangkalan Bun Letkol Infanteri Makin serta sejumlah kepala OPD Provinsi Kalteng.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *