Palangka Raya Pertahankan Juara Umum GTK Kalteng, Inovasi Guru Jadi Modal Utama

Palangka Raya – Prestasi para pendidik Kota Palangka Raya kembali mencuri perhatian dalam ajang seleksi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Berprestasi tingkat Provinsi Kalimantan Tengah 2026.

Kontingen Palangka Raya keluar sebagai Juara Umum dalam seleksi GTK Berprestasi jenjang Dikdas, Dikmen, dan Diksus yang berlangsung pada 5–8 Oktober 2026. Gelar tersebut sekaligus menjadi capaian kedua secara beruntun bagi Kota Palangka Raya.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Jayani, menyebut keberhasilan mempertahankan gelar selama dua tahun menunjukkan adanya proses yang terus berjalan di lingkungan pendidikan, bukan sekadar hasil dari satu kompetisi.

“Meraih juara umum sekali adalah prestasi besar, tetapi mempertahankannya selama dua tahun berturut-turut adalah pembuktian atas konsistensi dan kerja keras bersama. Ini menunjukkan bahwa iklim inovasi di lingkungan sekolah Kota Palangka Raya tumbuh dengan sangat baik,” ujar Jayani, Kamis (8/10/2026).

Perwakilan Palangka Raya juga mencatatkan prestasi di sejumlah kategori. Peserta yang berlaga berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA, SMK hingga SLB, baik untuk kategori guru maupun kepala sekolah.

Beberapa di antaranya yakni Pertiwi Adi Puji Astuti dari SD Muhammadiyah Pahandut yang meraih Juara 3 kategori Guru SD. Kemudian Kristalina dari SDN 1 Gaung Baru meraih Harapan 1 kategori Kepala Sekolah SD.

Prestasi lainnya diraih Sri Widiodianto dari SMPN 4 Palangka Raya sebagai Harapan 1 kategori Guru SMP, serta Apt. Widya Ayu Valentiningtyas dari SMK Kesehatan Muhammadiyah Palangka Raya yang meraih Harapan 1 kategori Kepala Sekolah SMK.

Bagi Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, capaian tersebut tidak hanya dilihat dari hasil akhir kompetisi. Karya inovasi dan praktik baik yang dibawa para peserta juga dinilai memiliki nilai lebih jika dapat diterapkan dan dibagikan kepada pendidik lainnya.

Jayani mengatakan berbagai inovasi dan best practice yang dikembangkan para pemenang nantinya akan didiseminasikan ke sekolah-sekolah di Kota Palangka Raya. Harapannya, pengalaman para guru dan kepala sekolah tersebut dapat menjadi referensi bagi pendidik lain dalam mengembangkan pembelajaran.

“Prestasi ini bukan sekadar piala dan piagam, melainkan cerminan semangat para pendidik untuk terus belajar, berinovasi, dan memberikan yang terbaik bagi peserta didiknya. Semangat inilah yang ingin kami jaga dan kembangkan,” tambahnya.

Ajang GTK Berprestasi Kalteng 2026 sekaligus menjadi gambaran mengenai kompetensi dan inovasi tenaga pendidik yang berkembang di masing-masing daerah.

Setelah kompetisi berakhir, Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya menyiapkan tindak lanjut berupa penghargaan internal dan pendampingan bagi para pendidik berprestasi. Langkah tersebut diarahkan agar capaian kompetisi tidak berhenti pada seremoni, tetapi berlanjut menjadi budaya berbagi pengetahuan dan pengembangan profesional di sekolah.

Dua tahun mempertahankan gelar juara umum akhirnya membawa satu pekerjaan berikutnya bagi Palangka Raya: memastikan inovasi para juara tidak hanya tersimpan dalam dokumen lomba, tetapi benar-benar sampai ke ruang kelas dan dirasakan peserta didik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *