Palangka Raya – Organisasi masyarakat Pemuda Pancasila Kota Palangka Raya menyampaikan duka cita atas gugurnya seorang anggota Polri saat menjalankan tugas dalam operasi penindakan kasus narkotika di Kabupaten Katingan. Organisasi tersebut juga mengecam tindakan pelaku yang menyebabkan anggota kepolisian meninggal dunia.
Ketua Pemuda Pancasila Kota Palangka Raya, Bush Valentino, menyatakan bahwa pihaknya menilai peristiwa tersebut merupakan tindakan yang bertentangan dengan hukum dan mencederai rasa aman masyarakat. Menurutnya, anggota Polri yang gugur sedang menjalankan tugas negara dalam upaya pemberantasan peredaran narkoba.
“Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhum dan institusi Polri. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” ujar Bush Valentino dalam pernyataan tertulis, Kamis (2/7).
Pemuda Pancasila juga meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus tersebut dan memproses para pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Organisasi itu menegaskan pentingnya penegakan hukum secara tegas, transparan, dan berkeadilan terhadap setiap pelaku tindak pidana yang menghilangkan nyawa, terlebih terhadap aparat yang sedang menjalankan tugas.
Selain itu, Bush mengajak masyarakat untuk tetap menjaga situasi tetap kondusif, tidak mudah terprovokasi, dan mempercayakan proses penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.
Menurutnya, peredaran narkotika masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat sehingga diperlukan dukungan seluruh elemen bangsa dalam upaya pemberantasannya. Pemuda Pancasila, lanjutnya, menyatakan akan terus mendukung langkah aparat kepolisian dalam memerangi kejahatan narkotika demi melindungi masyarakat dan generasi muda.
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul insiden tragis dalam operasi penindakan narkoba di Kabupaten Katingan yang mengakibatkan seorang anggota Polri gugur saat bertugas. Kasus tersebut saat ini masih dalam penanganan aparat kepolisian.