PALANGKA RAYA – Prof. Bhayu Rhama resmi terpilih sebagai Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) periode 2026–2030 setelah meraih 37 suara dalam pemilihan rektor yang digelar di lingkungan UPR, Kamis (1/10/2026).
Dalam proses pemilihan tersebut, Bhayu memperoleh suara terbanyak dibandingkan dua kandidat lainnya. Dr. Thea Farina Embang meraih 14 suara, sementara Prof. Liswara Neneng memperoleh 12 suara.
Hasil tersebut mengantarkan Bhayu, yang sebelumnya menjabat sebagai Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UPR, untuk memimpin UPR selama empat tahun ke depan.
Usai ditetapkan sebagai rektor terpilih, Bhayu menyampaikan bahwa proses pemilihan yang telah dilalui bukan menjadi akhir, melainkan awal dari perjalanan bersama untuk membawa UPR ke depan.
“Perjalanan ini baru memulai perjalanan untuk membangun UPR lebih baik lagi,” kata Bhayu.
Bhayu juga menekankan pentingnya membangun kebersamaan di lingkungan kampus. Ia menyatakan akan merangkul seluruh unsur sivitas akademika, termasuk dua kandidat lain yang sebelumnya ikut dalam pemilihan rektor.

Sementara itu, Ketua Senat UPR menyampaikan bahwa proses pemilihan telah dilaksanakan sesuai mekanisme yang ditetapkan. Setelah tahapan pemilihan selesai, proses selanjutnya adalah persiapan administrasi menuju pelantikan.
Prof. Bhayu dijadwalkan dilantik sebagai Rektor UPR periode 2026–2030 pada 5 Oktober 2026 di Jakarta.
Dengan berakhirnya proses pemilihan, UPR bersiap memasuki periode kepemimpinan baru di bawah Prof. Bhayu Rhama.(Red)