Palangka Raya – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, Mariani Sabran melontarkan pernyataan tegas bertepatan dengan momen ulang tahunnya yang ke-44. Politisi perempuan tersebut mengaku siap melepas jabatannya sebagai wakil rakyat apabila keberadaannya tidak lagi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pernyataan itu disampaikan Mariani saat berbicara mengenai tanggung jawab anggota DPRD, khususnya di bidang pembangunan dan infrastruktur yang menjadi ruang kerja Komisi IV DPRD Kalteng. Menurutnya, jabatan politik seharusnya digunakan untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat, bukan sekadar mempertahankan posisi.
“Doa saya ke depan semoga bisa semakin baik dan terus bermanfaat untuk masyarakat. Kalau sudah tidak bermanfaat, lebih baik saya mundur jadi pejabat,” ujarnya, Senin (11/5/2026).
Mariani menilai pembangunan infrastruktur dasar masih menjadi kebutuhan utama masyarakat di Kalimantan Tengah. Karena itu, ia menekankan pentingnya kerja sama antara DPRD, pemerintah kabupaten, dan Pemerintah Provinsi Kalteng agar pembangunan dapat berjalan lebih cepat dan merata.
Menurutnya, sinergi antarlembaga menjadi faktor penting dalam mendorong pembangunan daerah, terutama di Kabupaten Katingan yang juga menjadi salah satu wilayah perhatiannya.
“Kita sebagai wakil rakyat dan pemerintah daerah, khususnya di Katingan, harus bersinergi dengan wakil rakyat lainnya dan Bapak Gubernur Kalteng. Kalau tidak bersinergi, pembangunan daerah akan sulit berjalan,” katanya.
Di tengah kondisi efisiensi anggaran daerah, Mariani meminta pemerintah tetap memprioritaskan pembangunan yang langsung dirasakan masyarakat. Salah satu fokus yang disorot yakni perbaikan jalan yang dinilai penting untuk menunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.
“Semoga melalui kebijakan dan kinerja Bapak Gubernur Kalteng bersama DPRD Provinsi, jalan-jalan di Kalimantan Tengah bisa diprioritaskan. Apalagi di tengah efisiensi anggaran, pembangunan harus fokus pada jalan yang benar-benar urgen bagi masyarakat,” pungkasnya.