WhatsApp-Image-2026-08-09-at-19.49.32

PALANGKA RAYA – Halaman Kantor Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah menjadi lokasi peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42, Kamis (23/7/2026). Upacara yang dipimpin Kepala Dinas Sosial Kalteng, Akhmad Husain, menjadi momentum untuk kembali mengingatkan pentingnya memastikan anak tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan penuh perhatian.

Peringatan HAN kali ini tidak hanya berlangsung sebagai seremoni tahunan. Di balik pelaksanaan upacara, Dinas Sosial Kalteng menyoroti persoalan yang jauh lebih mendasar, yakni bagaimana keluarga, sekolah, masyarakat, dan pemerintah bersama-sama menciptakan ruang yang mendukung tumbuh kembang anak.

Akhmad Husain mengatakan, pemenuhan hak anak tidak bisa dibebankan hanya kepada pemerintah. Lingkungan terdekat justru memiliki peran besar dalam memastikan anak mendapatkan kasih sayang, pendidikan, perlindungan, serta kesempatan untuk berkembang dan menyampaikan pendapat.

Menurutnya, perlindungan anak harus dimulai dari keluarga dan lingkungan sekitar. Anak membutuhkan rasa aman agar dapat tumbuh secara optimal tanpa menghadapi berbagai persoalan yang dapat menghambat perkembangan fisik, mental, maupun sosialnya.

Momentum HAN juga menjadi pengingat bahwa membangun masa depan Kalimantan Tengah tidak cukup hanya dengan pembangunan infrastruktur. Kualitas sumber daya manusia harus dipersiapkan sejak anak-anak melalui pendidikan, kesehatan, pembentukan karakter, serta lingkungan sosial yang mendukung.

“Generasi anak saat ini akan menjadi bagian penting dalam menentukan masa depan Kalimantan Tengah dan Indonesia. Karena itu, investasi terhadap tumbuh kembang anak menjadi bagian dari pembangunan sumber daya manusia jangka panjang,” ujar Akhmad Husain.

Ia menambahkan, tantangan yang dihadapi anak terus berkembang seiring perubahan zaman. Karena itu, perhatian terhadap anak juga harus dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan berbagai pihak.

Peringatan HAN ke-42 di lingkungan Dinsos Kalteng pun menjadi momentum untuk memperkuat kembali komitmen tersebut. Bukan sekadar memperingati satu hari dalam setahun, tetapi memastikan perlindungan dan pemenuhan hak anak menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Upacara yang diikuti jajaran aparatur Dinas Sosial Kalteng berlangsung sebagai bentuk penegasan bahwa anak bukan hanya penerima manfaat pembangunan, melainkan generasi yang kelak menentukan arah Kalimantan Tengah di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *