Pokir DPRD Masuk Era Digital, Bapperida Kalteng Bahas Mekanisme SIPD Bersama DPRD Kotim

PALANGKA RAYA – Pengelolaan aspirasi masyarakat melalui Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD terus diarahkan agar semakin tertib dan terintegrasi dengan sistem perencanaan pembangunan daerah. Salah satunya melalui pemanfaatan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).

Hal tersebut menjadi fokus dalam kunjungan kerja Komisi IV DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur ke Bapperida Provinsi Kalimantan Tengah, Rabu (2/9/2026).

Kepala Bapperida Provinsi Kalimantan Tengah, Syahfiri, S.E., menerima langsung kunjungan tersebut di Ruang Rapat Pimpinan Kepala Bapperida Kalteng. Pertemuan membahas mekanisme penginputan, verifikasi hingga tindak lanjut Pokir DPRD melalui aplikasi SIPD.

Syahfiri didampingi Sekretaris Bapperida Maulana Akbar, S.Sos., M.A.P., Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah Fredy Darinton, S.T., M.A.P., Fungsional Perencana Ahli Madya Luqman Alhakim, S.P., M.Si., serta Penelaah Teknis Kebijakan Ricky Yulanda, S.T., Akwila Trifena A. Awan, S.STP., M.A.P., dan Agustine Petriasi.

Dari DPRD Kotawaringin Timur, kegiatan dihadiri Ketua Komisi IV beserta anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur.

Pembahasan tidak sekadar berkutat pada persoalan teknis penggunaan aplikasi. Lebih jauh, pertemuan tersebut menjadi ruang untuk menyamakan pemahaman mengenai bagaimana aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui Pokir dapat masuk ke dalam sistem perencanaan secara tepat.

Melalui SIPD, proses penginputan dan verifikasi diharapkan dapat dilakukan secara lebih terstruktur, sehingga usulan yang disampaikan dapat ditelusuri dan disesuaikan dengan tahapan perencanaan serta prioritas pembangunan daerah.

Koordinasi antara Bapperida dan DPRD Kotawaringin Timur ini juga memperlihatkan bahwa digitalisasi perencanaan membutuhkan pemahaman yang sama antara unsur eksekutif dan legislatif.

Dengan mekanisme yang semakin terintegrasi, Pokir DPRD diharapkan tidak berhenti sebagai daftar aspirasi, tetapi dapat terhubung dengan proses perencanaan pembangunan dan pada akhirnya menjawab kebutuhan masyarakat di daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *