Pasar Murah Jadi Penyangga Daya Beli Warga Palangka Raya di Tengah Tekanan Kabut Asap

PALANGKA RAYA — Harga kebutuhan pokok menjadi perhatian di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang masih menghadapi tekanan. Situasi diperberat dengan kabut asap yang mengganggu aktivitas warga dan berpotensi memengaruhi penghasilan sebagian masyarakat.

Kondisi tersebut membuat keberadaan program pangan murah dinilai semakin penting. Harga bahan pokok yang lebih terjangkau dapat membantu warga menekan pengeluaran rumah tangga, sekaligus menjaga daya beli.

Wakil Ketua I Komisi II DPRD Palangka Raya, Hap Baperdu, menilai program pangan murah yang dijalankan pemerintah kota memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Program pangan murah sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari,” kata Hap, Rabu (21/10/2026).

Menurutnya, kenaikan harga bahan pokok tidak sekadar berdampak pada belanja harian, tetapi juga memaksa keluarga mengatur ulang anggaran untuk kebutuhan lainnya.

Karena itu, penyediaan bahan pangan dengan harga di bawah atau lebih terjangkau dari harga pasar dinilai dapat memberikan ruang bagi masyarakat untuk menjaga keseimbangan keuangan keluarga.

“Ketika kebutuhan pokok bisa diperoleh dengan harga lebih terjangkau, masyarakat memiliki ruang untuk mengatur pengeluaran lainnya tanpa mengabaikan kebutuhan pangan keluarga,” ujarnya.

Hap menyebut pasar murah juga memiliki fungsi lain, yakni membantu pemerintah menjaga stabilitas harga komoditas pangan. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi tekanan harga yang pada akhirnya dapat berpengaruh terhadap inflasi.

Terlebih, kata dia, kondisi kabut asap yang berlangsung dalam waktu cukup lama turut mengganggu aktivitas masyarakat. Situasi tersebut membuat upaya menjaga keterjangkauan kebutuhan pokok menjadi semakin relevan.

“Pengendalian harga pangan perlu menjadi perhatian karena komoditas pokok merupakan kebutuhan utama masyarakat dan perubahannya dapat berdampak langsung terhadap pengeluaran keluarga,” katanya.

Hap berharap program pasar murah tidak hanya dilakukan pada momentum tertentu, tetapi dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan menyesuaikan perkembangan harga dan kebutuhan masyarakat.

Ia juga mendorong agar jangkauan program diperluas sehingga manfaatnya tidak terkonsentrasi di kawasan tertentu.

“Program pangan murah perlu terus dilaksanakan dan menjangkau lebih banyak wilayah agar masyarakat semakin mudah mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau serta daya beli warga tetap terjaga,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *