PALANGKA RAYA — Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tak menghentikan aktivitas para pekerja lapangan. Di tengah kualitas udara yang memburuk, pengemudi ojek online (ojol) tetap harus berada di jalan demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kondisi tersebut membuat pengemudi ojol menjadi salah satu kelompok pekerja yang menghadapi risiko paparan asap secara langsung. Mereka harus berpindah dari satu titik ke titik lainnya, mengantarkan penumpang maupun pesanan, dalam kondisi udara yang tidak selalu bersahabat.
Anggota Komisi II DPRD Palangka Raya, Erlan Audri, meminta pemerintah daerah memberi perhatian lebih terhadap perlindungan pekerja lapangan, termasuk pengemudi ojol.
Menurut Erlan, paparan asap dalam waktu lama tidak hanya berpotensi mengganggu kesehatan, tetapi juga dapat memengaruhi kenyamanan dan konsentrasi pengemudi ketika berada di jalan.
“Pengemudi ojol memiliki kondisi kerja yang berbeda dengan pekerja di dalam ruangan. Mereka harus berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain, mengantar penumpang maupun pesanan, serta berada di tengah lalu lintas dengan paparan udara luar secara langsung,” kata Erlan, Rabu (21/10/2026).
Ia mendorong pemerintah mengoptimalkan akses perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan serta fasilitas kesehatan bagi pekerja yang terdampak kondisi kabut asap.
Menurutnya, pekerja informal perlu mendapatkan informasi yang jelas mengenai manfaat jaminan, prosedur layanan hingga akses pembiayaan ketika membutuhkan pemeriksaan atau penanganan kesehatan.
“Kami mendorong pemerintah daerah memperhatikan kebutuhan perlindungan pekerja informal yang rentan terdampak bencana kabut asap,” ujarnya.
Selain perlindungan kesehatan, Erlan meminta penguatan edukasi kepada masyarakat mengenai risiko paparan asap. Informasi mengenai kondisi kualitas udara juga dinilai penting agar masyarakat, khususnya pekerja yang harus beraktivitas di luar ruangan, dapat menyesuaikan aktivitasnya.
Ia berharap pemerintah kota, BPJS Ketenagakerjaan dan fasilitas kesehatan dapat memperkuat koordinasi untuk memberikan dukungan kepada pengemudi ojol maupun pekerja lapangan lainnya.(red)