PALANGKA RAYA – Kebijakan Pemerintah Kota Palangka Raya yang menyesuaikan jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) selama Ramadan 1447 Hijriah mendapat dukungan dari DPRD Kota Palangka Raya.
Wakil Ketua II Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Syaufwan Hadi, menilai langkah tersebut merupakan kebijakan yang wajar dan setiap tahun lazim diterapkan selama bulan suci Ramadan. Namun demikian, ia menegaskan bahwa penyesuaian tersebut tidak boleh mengurangi kualitas pelayanan publik.
“Kami mendukung kebijakan Pemko Palangka Raya yang telah mengatur jam kerja ASN selama Ramadan. Ini bentuk perhatian terhadap kekhusyukan ibadah, tetapi tentu pelayanan publik harus tetap menjadi prioritas utama,” ujarnya, Jumat (20/2/2026).
Menurut Syaufwan, Komisi I yang membidangi pemerintahan dan kepegawaian akan tetap menjalankan fungsi pengawasan, khususnya memastikan bahwa total jam kerja efektif ASN tetap terpenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia menyebutkan, dengan pengaturan jam masuk pukul 08.00 WIB dan total jam kerja efektif sekitar 32 jam 30 menit per minggu, seharusnya tidak ada alasan bagi ASN untuk menurunkan produktivitas kerja selama Ramadan.
“Ramadan bukan alasan untuk menurunkan kinerja. Justru ini momentum untuk menunjukkan profesionalisme dan integritas sebagai pelayan masyarakat,” tegasnya.
Selain itu, ia juga mengapresiasi kebijakan pemerintah kota yang untuk sementara meniadakan sejumlah kegiatan fisik rutin seperti olahraga dan apel selama Ramadan. Menurutnya, langkah tersebut dapat membantu menjaga stamina pegawai tanpa mengganggu ritme kerja.
Meski demikian, Syaufwan mengingatkan seluruh perangkat daerah agar tetap menjaga kedisiplinan dan memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal, terutama pada sektor-sektor pelayanan dasar.
Ia menekankan layanan penting seperti administrasi kependudukan, perizinan, kesehatan, serta pelayanan publik lainnya harus tetap berjalan optimal meskipun terdapat penyesuaian jam kerja.
“Kami berharap masyarakat tetap merasakan pelayanan yang optimal. Jangan sampai ada keluhan karena alasan jam kerja berubah. Disiplin dan komitmen harus tetap dijaga,” pungkasnya.