IMG_3430

PALANGKA RAYA – Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah menempatkan pengawasan perizinan, pengendalian perubahan kawasan hutan, dan pemberdayaan masyarakat melalui program Perhutanan Sosial sebagai fokus utama dalam upaya menjaga kelestarian hutan di daerah.

Kepala Dinas Kehutanan Kalimantan Tengah, Agustan Saining, mengatakan ketiga aspek tersebut menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan keberlanjutan pengelolaan kawasan hutan di tengah aktivitas pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang terus berlangsung.

Menurutnya, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia menjadi momentum untuk mengingatkan pentingnya menjaga hutan sebagai aset jangka panjang yang memiliki fungsi ekologis bagi generasi mendatang.

“Hutan bukan milik kita semata. Hutan adalah warisan yang kita pinjam dari generasi yang belum lahir,” ujar Agustan, Jumat (5/6/2026).

Ia menegaskan bahwa pembangunan ekonomi tetap diperlukan, namun pelaksanaannya harus memperhatikan keberlanjutan lingkungan. Karena itu, Dinas Kehutanan terus melakukan pengawasan terhadap aktivitas yang berkaitan dengan pemanfaatan kawasan hutan agar tidak menimbulkan kerusakan ekosistem.

“Pengawasan perizinan, pengendalian perubahan kawasan hutan, dan pemberdayaan masyarakat melalui Perhutanan Sosial menjadi tiga pilar utama kerja kami setiap hari,” katanya.

Agustan menilai keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan menjaga fungsi lingkungan hidup, termasuk keberadaan hutan yang menjadi salah satu penyangga utama ekosistem di Kalimantan Tengah.

Ia juga mengaitkan upaya pelestarian hutan dengan visi pembangunan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang mengusung Kalteng Berkah, Kalteng Maju, dan Kalteng Sejahtera. Menurutnya, kondisi hutan yang tetap terjaga menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung terwujudnya visi tersebut.

“Visi Gubernur kami jelas: Kalteng Berkah, Kalteng Maju, Kalteng Sejahtera. Hutan yang sehat menjadi salah satu prasyarat agar tujuan pembangunan tersebut dapat tercapai secara berkelanjutan,” pungkasnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *