PALANGKA RAYA – Menjelang kontestasi politik nasional menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029, sejumlah tokoh dan masyarakat mulai menyoroti figur-figur daerah yang dinilai memiliki rekam jejak kepemimpinan dan pengalaman pembangunan yang dapat menjadi modal di tingkat nasional.
Salah satu nama yang mendapat perhatian adalah Sugianto Sabran. Mantan Gubernur Kalimantan Tengah dua periode tersebut dinilai memiliki pengalaman dalam mengelola pembangunan daerah, mulai dari sektor ekonomi, infrastruktur hingga pengembangan sumber daya manusia.
Rahmat Hidayat, salah satu masyarakat Kalimantan Tengah, menilai berbagai program yang dijalankan selama masa kepemimpinan Sugianto Sabran telah memberikan dampak terhadap pembangunan di provinsi berjuluk Bumi Tambun Bungai tersebut.
Menurut Rahmat, salah satu capaian yang sering menjadi perhatian adalah peningkatan kemampuan fiskal daerah melalui optimalisasi potensi sektor unggulan, seperti perkebunan, pertambangan, dan sumber daya alam lainnya. Kondisi tersebut dinilai memberikan ruang yang lebih besar bagi pemerintah daerah dalam menjalankan program pembangunan.
Selain itu, Kalimantan Tengah juga menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian dalam pengembangan program ketahanan pangan nasional melalui Food Estate. Program tersebut disebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sektor pangan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat di wilayah setempat.
Di bidang infrastruktur, pembangunan jalan, jembatan, serta peningkatan konektivitas antarwilayah selama beberapa tahun terakhir turut dinilai berkontribusi dalam memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi barang, terutama di daerah yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses.
Sementara pada sektor sumber daya manusia, berbagai program pendidikan dan kesehatan yang dijalankan pemerintah daerah saat itu disebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kalimantan Tengah.
Rahmat menilai pengalaman memimpin wilayah yang memiliki karakteristik geografis luas dan beragam menjadi salah satu modal yang dapat diperhitungkan dalam konteks kepemimpinan nasional.
“Dengan posisi Kalimantan yang kini semakin strategis seiring pembangunan Ibu Kota Nusantara, figur yang memahami kondisi daerah dan tantangan pembangunan luar Jawa tentu memiliki nilai tersendiri. Pak Sugianto Sabran memiliki pengalaman itu,” ujarnya.
Ia juga menilai gaya kepemimpinan yang dekat dengan masyarakat dan aktif turun ke lapangan menjadi salah satu faktor yang membuat nama Sugianto Sabran tetap mendapat perhatian di tengah dinamika politik nasional.
Meski perjalanan menuju Pilpres 2029 masih cukup panjang dan akan dipengaruhi berbagai faktor politik, Rahmat menilai rekam jejak pembangunan yang pernah ditunjukkan di Kalimantan Tengah menjadi modal penting untuk bersaing di tingkat nasional.
“Demi Indonesia yang lebih adil, makmur, dan merata dari Sabang sampai Merauke, tentu kita berharap semakin banyak putra-putri terbaik daerah yang mendapat kesempatan berkontribusi bagi bangsa. Sugianto Sabran adalah salah satu figur yang layak diperhitungkan,” Pungkasnya.(Red)