WhatsApp-Image-2026-07-12-at-20.07.23

PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota Palangka Raya bersama Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) Kota Palangka Raya menggelar Pesona Sabangau Fest 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-61 Pemerintah Kota Palangka Raya dan Hari Jadi ke-69 Kota Palangka Raya.

Kegiatan yang berlangsung di kawasan Wisata Air Hitam Kereng Bangkirai, Minggu (12/7/2026), secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini. Pembukaan festival turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat.

Dalam sambutannya, Achmad Zaini menyampaikan bahwa Pesona Sabangau Fest dirancang sebagai ruang yang mempertemukan berbagai sektor, mulai dari seni, budaya, pariwisata, ekonomi kreatif hingga pelestarian lingkungan. Menurutnya, sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), membuka peluang ekonomi bagi masyarakat, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan daerah.

Ia menilai festival tersebut juga menjadi sarana untuk memperkenalkan identitas Kota Palangka Raya kepada masyarakat yang lebih luas sekaligus menumbuhkan kebanggaan terhadap kekayaan budaya dan potensi daerah.

“Festival ini menjadi media untuk memperkenalkan identitas Kota Palangka Raya kepada masyarakat luas, sekaligus memperkuat rasa bangga terhadap warisan budaya dan potensi daerah yang kita miliki,” ujar Zaini.

Lebih lanjut, Zaini mengatakan bahwa pembangunan sebuah kota tidak hanya ditentukan oleh kemajuan infrastruktur, tetapi juga oleh kemampuan masyarakat dalam menjaga identitas daerah, melestarikan budaya, menghormati keberagaman, serta membangun kehidupan yang harmonis dan berkelanjutan.

Pada kesempatan itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat semangat gotong royong, menjaga toleransi, melestarikan budaya lokal, serta berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari upaya membangun Kota Palangka Raya.

“Karena itu saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong, memperkuat toleransi, melestarikan budaya lokal, menjaga kelestarian lingkungan, dan bersama-sama membangun Kota Palangka Raya yang kita cintai,” tutupnya.

Jika diinginkan, saya juga dapat membuat versi berita dengan gaya media cetak atau portal berita online yang lebih lugas dan mengikuti pola penulisan 5W+1H.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *