PALANGKA RAYA – Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menegaskan pentingnya peran Gerakan Pramuka sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda di tengah perkembangan teknologi dan dinamika sosial yang terus berkembang. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Palangka Raya di Aula Peteng Karuhei II, Kantor Wali Kota Palangka Raya, Minggu (12/7/2026).
Dalam sambutannya, Achmad Zaini menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Palangka Raya masa bakti 2021–2026 atas kontribusi dan pengabdian dalam membina generasi muda di Kota Cantik.
“Saya atas nama Pemerintah Kota Palangka Raya sekaligus mewakili Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kota Palangka Raya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus Kwartir Cabang masa bakti 2021–2026 atas pengabdian dan kontribusinya dalam pembinaan generasi muda,” ujar Zaini.
Ia menjelaskan, Musyawarah Cabang merupakan forum organisasi tertinggi di tingkat cabang yang memiliki fungsi strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja, menyusun arah kebijakan organisasi, serta memilih kepengurusan baru yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan.
Menurutnya, pelaksanaan Muscab perlu mengedepankan nilai-nilai musyawarah, demokrasi, keterbukaan, persaudaraan, dan semangat gotong royong sebagaimana tercermin dalam Dasa Dharma dan Tri Satya Pramuka.
“Saya ingin kegiatan ini dilaksanakan dengan menjunjung tinggi nilai-nilai musyawarah, persaudaraan, demokrasi, keterbukaan, dan semangat gotong royong sebagaimana diajarkan dalam Dasa Dharma dan Tri Satya Pramuka,” katanya.
Achmad Zaini menilai nilai-nilai yang diajarkan dalam Gerakan Pramuka, seperti disiplin, kepemimpinan, kepedulian sosial, cinta tanah air, serta kemampuan bekerja sama, tetap relevan sebagai bekal bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan masa depan.
Ia juga mengingatkan bahwa Gerakan Pramuka Indonesia merupakan salah satu organisasi kepanduan terbesar di dunia dengan jumlah anggota lebih dari 25 juta orang. Potensi tersebut dinilai dapat terus dioptimalkan untuk mendukung pembangunan karakter generasi muda, meskipun Pramuka tidak lagi menjadi kegiatan ekstrakurikuler wajib di satuan pendidikan.
“Pemerintah Kota Palangka Raya berkomitmen mendukung setiap upaya pembinaan generasi muda karena pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada pembangunan manusia yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki jiwa kepemimpinan,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Achmad Zaini juga mengajak jajaran Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Palangka Raya untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, dunia pendidikan, dunia usaha, dan masyarakat. Kepengurusan yang akan terpilih diharapkan mampu membangun organisasi yang aktif dalam pembinaan anggota, adaptif terhadap perkembangan zaman, memiliki tata kelola yang baik, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Saya percaya melalui semangat persaudaraan dan pengabdian, Gerakan Pramuka akan terus menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi muda yang tangguh, berintegritas, berwawasan kebangsaan, serta siap menghadapi tantangan masa depan,” pungkasnya.