IMG-20260713-WA0162

PALANGKA RAYA – Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan bersama Bupati Pulang Pisau Ahmad Rifa’i memimpin langsung upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau, Senin (13/7/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari penanganan dini terhadap titik-titik kebakaran yang mulai muncul di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah. Dalam penanganan di lapangan, personel gabungan memfokuskan pemadaman pada area lahan gambut yang dinilai memiliki tingkat kesulitan lebih tinggi dibandingkan lahan mineral.

Kapolda menjelaskan, karakteristik lahan gambut menyebabkan api tidak hanya membakar permukaan, tetapi juga terus menyala di lapisan bawah tanah sehingga berpotensi memicu kebakaran kembali meski bagian atas telah dipadamkan.

“Pada hari ini saya turun langsung ke Desa Tumbang Nusa untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan yang saat ini mulai terjadi di Kalimantan Tengah,” kata Iwan Kurniawan.

Menurutnya, kondisi tersebut mengharuskan proses pemadaman dilakukan secara menyeluruh agar bara api di dalam tanah benar-benar padam dan tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.

Untuk itu, Kapolda menginstruksikan seluruh personel Satuan Tugas Penanganan Karhutla dan jajaran kepolisian agar meningkatkan pengawasan serta memperkuat upaya pemadaman di lokasi-lokasi yang masih berpotensi terbakar.

Selain penanganan di lapangan, Polda Kalimantan Tengah juga menegaskan komitmennya melakukan penegakan hukum terhadap setiap kasus kebakaran hutan dan lahan yang diduga disebabkan oleh aktivitas manusia. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak terus berulang.

Kapolda juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam mencegah karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.

“Saya mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama bahu-membahu menjaga agar karhutla tidak terjadi di Kalteng. Karena dampaknya, yakni kabut asap akan mengganggu kesehatan kita semua,” ujarnya.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *