rterter

SERUYAN – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Seruyan dan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Palangka Raya menggelar Pelatihan UMKM Digital di Aula BKAD Kabupaten Seruyan, Sabtu (4/7/2026). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 150 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas usaha melalui pemanfaatan teknologi digital.

Pelatihan difokuskan pada penguatan literasi digital, pemanfaatan marketplace, serta strategi pemasaran digital guna mendukung daya saing UMKM di tengah perkembangan ekonomi digital dan perubahan pola transaksi masyarakat yang semakin mengandalkan platform digital.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah dalam sambutannya menyampaikan bahwa digitalisasi telah menjadi kebutuhan bagi pelaku UMKM untuk dapat mempertahankan dan mengembangkan usahanya. Menurutnya, penguasaan teknologi digital dapat membantu pelaku usaha memperluas jangkauan pasar, meningkatkan nilai tambah produk, serta membuka peluang usaha yang lebih besar.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Seruyan yang juga menjabat sebagai Ketua ISEI Cabang Palangka Raya. Dalam sambutannya, ia menilai sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan berbagai pemangku kepentingan merupakan langkah penting dalam mempercepat transformasi digital UMKM sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

Materi pelatihan disampaikan oleh narasumber dari Shopee Jakarta dan Bakul Banua. Perwakilan Shopee memaparkan strategi pemanfaatan marketplace, teknik pemasaran digital, serta optimalisasi berbagai fitur digital untuk meningkatkan penjualan produk UMKM. Sementara itu, Bakul Banua membagikan pengalaman mengenai pengembangan usaha berbasis digital, penguatan identitas merek (branding), serta strategi membangun usaha yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Selama pelaksanaan kegiatan, peserta aktif mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab dengan narasumber. Selain memperoleh pemahaman mengenai strategi pemasaran digital, para pelaku UMKM juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperluas jejaring dengan berbagai pihak yang diharapkan dapat mendukung pengembangan usaha di masa mendatang.

Melalui kegiatan ini, Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan kapasitas UMKM melalui berbagai program pengembangan, termasuk digitalisasi usaha sebagai salah satu pilar penguatan ekonomi daerah. Sinergi yang dibangun bersama pemerintah daerah, ISEI, dan mitra strategis diharapkan mampu memperluas pemanfaatan teknologi digital oleh UMKM di Kalimantan Tengah sehingga dapat meningkatkan akses pasar, omzet usaha, serta daya saing di era ekonomi digital.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *