PALANGKA RAYA – Anggota Komisi I DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Pipit Setyorini, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Katingan atas keberhasilan mengungkap kasus peredaran narkotika dan menangkap terduga bandar narkoba di wilayah Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan.
Menurut Pipit, pengungkapan kasus tersebut merupakan bentuk komitmen aparat kepolisian dalam memberantas peredaran narkotika yang selama ini menjadi ancaman serius bagi generasi muda serta keamanan masyarakat.
“Penangkapan bandar narkoba di Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, adalah langkah konkret pemberantasan narkoba. Kami mengapresiasi upaya Polri dalam memberantas peredaran narkotika demi melindungi masyarakat dari bahaya narkoba,” ujar Pipit.
Ia menilai upaya pemberantasan narkoba harus terus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah, dan masyarakat menjadi faktor penting untuk memutus mata rantai peredaran narkotika hingga ke tingkat akar rumput.
Selain memberikan apresiasi, Pipit juga menyampaikan belasungkawa atas gugurnya seorang personel Polres Katingan dalam pelaksanaan tugas tersebut.
“Kami turut berduka cita dan menyampaikan bela sungkawa atas gugurnya personel Polri dari Polres Katingan. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” katanya.
Pipit turut berharap dua personel Polri yang pada saat pernyataan tersebut disampaikan masih dalam proses pencarian dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.
“Semoga dua anggota lainnya yang belum ditemukan dapat segera kembali dalam keadaan selamat,” ucapnya.
Legislator dari Fraksi PKB itu mengakui peristiwa tersebut menjadi duka mendalam, terlebih terjadi berdekatan dengan momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Meski demikian, ia berharap kejadian tersebut semakin memperkuat semangat jajaran Kepolisian Republik Indonesia dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan menegakkan hukum.
“Tentunya peristiwa ini merupakan kado yang menyedihkan di tengah perayaan HUT Bhayangkara. Namun kami berharap hal ini semakin menguatkan semangat Polri untuk terus menjalankan tugas dengan profesional, humanis, dan tetap mengutamakan keselamatan personel,” pungkasnya.
Pipit juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung upaya pemberantasan narkotika dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran obat-obatan terlarang di lingkungan masing-masing serta memberikan informasi kepada aparat penegak hukum apabila mengetahui adanya dugaan tindak pidana narkotika. Dengan kolaborasi seluruh pihak, upaya menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari narkoba di Kalimantan Tengah diharapkan dapat terwujud.