PULANG PISAU – Upaya menjaga keamanan di Kalimantan Tengah mendapat dukungan dari Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Pulang Pisau. Ketua DPC APDESI Pulang Pisau, Lindayadia, S.H., M.H., menyatakan siap mendukung langkah Polri dalam menghadapi sejumlah persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dukungan tersebut mencakup pemberantasan penyalahgunaan narkoba, pencegahan radikalisme dan intoleransi, antisipasi konflik sosial, hingga penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Lindayadia mengatakan persoalan tersebut memiliki dampak yang luas jika tidak dicegah sejak dini. Karena itu, keterlibatan pemerintah desa dan masyarakat dinilai penting, mengingat desa menjadi salah satu lingkungan terdekat dengan kehidupan warga.
“APDESI Kabupaten Pulang Pisau mendukung Polri dalam upaya pemberantasan narkoba serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kalimantan Tengah,” ujarnya.
Menurut Lindayadia, pemberantasan narkoba tidak hanya menjadi tugas aparat penegak hukum. Pemerintah desa bersama masyarakat juga dapat berperan melalui pengawasan lingkungan dan membangun komunikasi apabila menemukan indikasi penyalahgunaan maupun peredaran narkoba.
Di sisi lain, potensi konflik sosial, radikalisme dan intoleransi juga perlu diantisipasi melalui komunikasi yang terbuka. Perbedaan yang ada di tengah masyarakat, menurutnya, jangan sampai menjadi pemicu perpecahan.
“Kerukunan di masyarakat harus terus dijaga. Jika ada persoalan, sebaiknya diselesaikan melalui komunikasi dan cara-cara yang tidak menimbulkan konflik,” katanya.
Persoalan karhutla juga menjadi perhatian APDESI. Ancaman kebakaran lahan di tengah kondisi kering dapat berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, kesehatan, hingga lingkungan.
Lindayadia mengajak pemerintah desa dan warga untuk lebih waspada terhadap aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Apabila menemukan titik api, masyarakat diharapkan segera melaporkannya agar dapat ditangani sebelum meluas.
Ia menegaskan bahwa desa memiliki posisi strategis dalam membantu menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Sinergi antara pemerintah desa, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat perlu terus dibangun agar berbagai persoalan dapat ditangani bersama.
“Keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat. Pemerintah desa dan masyarakat juga punya peran untuk mencegah persoalan sejak dari lingkungan masing-masing,” pungkas Lindayadia.