WhatsApp Image 2026-01-31 at 18.32.16

Palangka Raya – Bandara Tjilik Riwut mendadak berubah suasana. Selama dua hari, Sabtu (31/1/26) hingga Minggu (1/2/26), kawasan bandara itu menjelma menjadi panggung seni otomotif lewat gelaran Palangka Raya Moto Fest #3.

Puluhan mobil dan sepeda motor hasil modifikasi dipajang di area luar hingga dalam bandara. Permainan warna, desain bodi, sentuhan teknologi, hingga detail-detail kecil yang dikerjakan dengan penuh imajinasi sukses memikat mata pengunjung yang datang.

Tak sekadar pamer kendaraan, event ini menjadi ruang temu bagi komunitas roda dua dan roda empat. Dari konsep modifikasi elegan hingga ekstrem, setiap kendaraan seolah bercerita tentang karakter dan kreativitas pemiliknya.

Ketua Panitia Pelaksana, Tanto KH Production , mengaku bangga dengan kualitas karya yang ditampilkan para peserta. Meski jumlah kendaraan yang ikut serta belum sebanyak yang diharapkan, namun kualitas menjadi nilai utama yang ditonjolkan.

“Walaupun peserta belum membeludak karena sebagian terkendala waktu, tapi modifikasi yang ditampilkan benar-benar luar biasa. Ini jadi modal kuat untuk membuat Palangka Raya Moto Fest berikutnya lebih meriah,” ujarnya, Minggu (1/2/26).

Antusiasme pengunjung pun terasa kuat. Banyak yang terpukau melihat kombinasi cat warna-warni, lampu LED, hingga detail modifikasi yang menunjukkan tingginya daya cipta pelaku otomotif lokal. Tak sedikit yang menilai, event ini menjadi bukti bahwa Palangka Raya siap tumbuh sebagai pusat kreativitas otomotif di Kalimantan Tengah.

Dengan semangat yang terus menyala, Palangka Raya Moto Fest #3 meninggalkan kesan mendalam bagi pecinta otomotif. Panitia berharap dukungan komunitas terus berlanjut agar event-event otomotif ke depan semakin besar dan mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan industri otomotif lokal, khususnya di Bumi Tambun Bungai.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *