773958036_2557675641325135_2398165868896538532_n

PALANGKA RAYA – Jalan Imam Bonjol Palangka Raya berubah menjadi lintasan penuh semangat, Sabtu (15/8/2026). Ratusan peserta dari berbagai kalangan berlari bersama dalam Tambun Bungai Run, yang digelar untuk memperingati HUT ke-1 Kodam XXII/Tambun Bungai sekaligus menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran ikut hadir dalam kegiatan yang berlangsung di depan Makodam XXII/Tambun Bungai tersebut. Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, Sekda Kalteng Linae Victoria Aden, jajaran TNI-Polri, kepala OPD, unsur Forkopimda hingga masyarakat umum turut meramaikan kegiatan.

Sejak pagi, suasana di sekitar Makodam dipenuhi peserta dengan nomor dada dan perlengkapan lari masing-masing. Mereka datang bukan hanya untuk mengejar catatan waktu, tetapi juga menikmati atmosfer olahraga yang mempertemukan prajurit, aparat kepolisian dan masyarakat dalam satu lintasan.

Tambun Bungai Run mempertandingkan tiga kategori, yakni 5 kilometer, 10 kilometer, serta 2 kilometer khusus penyandang disabilitas.

Gubernur Agustiar Sabran mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, Tambun Bungai Run menjadi cara yang menarik untuk memperingati dua momentum sekaligus, yakni ulang tahun pertama Kodam XXII/Tambun Bungai dan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

“Ini bukan sekadar tentang mengukur kecepatan kaki atau mengumpulkan medali. Kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur atas HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT ke-1 Kodam XXII/Tambun Bungai, sekaligus menjadi simbol kokohnya kemitraan TNI dan rakyat dalam menjaga kedaulatan, keamanan, dan kedamaian di tanah Kalteng yang kita cintai,” ujar Agustiar.

Bagi Gubernur, olahraga lari juga telah mengalami perubahan. Aktivitas yang dulu identik dengan latihan fisik kini berkembang menjadi bagian dari gaya hidup, terutama di kalangan anak muda.

“Olahraga lari telah bergeser dari sekadar latihan fisik menjadi sebuah gaya hidup dan gerakan sosial yang positif, khususnya di kalangan generasi muda,” ungkapnya.

Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin mengatakan Tambun Bungai Run merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT pertama Kodam XXII/Tambun Bungai. Momentum tersebut sekaligus dikaitkan dengan semangat kemerdekaan yang sedang dirayakan masyarakat.

Ia mengajak seluruh peserta menikmati perlombaan dengan tetap menjaga keamanan dan ketertiban.

“Untuk pelaksanaan Tambun Bungai Run hari ini, saya berharap dilaksanakan dengan tertib dan aman. Mari kita menikmati kegiatan Tambun Bungai Run ini dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Menariknya, peserta tidak hanya berasal dari kalangan pelari atau komunitas olahraga. Jajaran TNI dan Polri ikut turun ke lintasan bersama masyarakat umum. Kehadiran kategori 2K bagi penyandang disabilitas juga membuat kegiatan ini memiliki ruang partisipasi yang lebih luas.

Di sepanjang kegiatan, nuansa kompetisi bercampur dengan suasana perayaan. Ada peserta yang serius mengejar waktu terbaik, sementara lainnya tampak menikmati lari bersama teman, keluarga maupun rekan kerja.

Setelah perlombaan, suasana semakin meriah dengan pemotongan tumpeng untuk memperingati HUT ke-1 Kodam XXII/Tambun Bungai. Hiburan dan pembagian doorprize juga membuat peserta bertahan hingga rangkaian acara selesai.

Tambun Bungai Run akhirnya bukan hanya menghasilkan para pemenang di podium. Lebih dari itu, lintasan tersebut mempertemukan banyak wajah dalam suasana yang sama—prajurit, polisi, pejabat dan warga berlari berdampingan.

Di tengah semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI, kegiatan itu menjadi gambaran sederhana tentang bagaimana olahraga dapat menjadi ruang perjumpaan. Tidak ada sekat di lintasan, semua berangkat dari garis start yang sama dan merayakan kebersamaan dalam satu suasana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *