ChatGPT Image Jul 6, 2026, 09_44_49 PM

KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten Kapuas mematangkan persiapan pelaksanaan panen raya padi yang akan berlangsung di lahan seluas 25.817 hektare yang tersebar di empat kecamatan, yakni Bataguh, Kapuas Kuala, Tamban Catur, dan Kapuas Timur. Luas areal panen tersebut menjadi salah satu yang terbesar di Kalimantan Tengah dan diproyeksikan memperkuat kontribusi daerah terhadap ketahanan pangan nasional.

Bupati Kapuas mengatakan panen raya tahun ini menjadi momentum untuk menunjukkan kapasitas sektor pertanian daerah sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah pusat dalam meningkatkan produksi pangan.

“Panen raya ini juga menjadi kesempatan untuk memperlihatkan potensi pertanian Kabupaten Kapuas yang terus berkembang dengan dukungan berbagai program pemerintah,” ujarnya saat memimpin persiapan panen raya, Senin (6/7/2026), sebagaimana dikutip dari laman resmi Pemerintah Kabupaten Kapuas.

Menurutnya, peningkatan produktivitas pertanian tidak terlepas dari dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang telah diterima dari pemerintah pusat. Bantuan tersebut meliputi ratusan unit traktor roda dua, 57 unit traktor roda empat, pompa air irigasi, serta sekitar 150 unit penyemprot hama (hand sprayer) yang dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan budidaya padi di berbagai sentra produksi.

Ia menjelaskan, bantuan alsintan tersebut merupakan hasil koordinasi antara pemerintah daerah dengan kementerian terkait. Ke depan, Pemerintah Kabupaten Kapuas juga berharap memperoleh dukungan lanjutan berupa combine harvester dan rice milling unit (RMU) guna meningkatkan efisiensi panen sekaligus memperkuat nilai tambah hasil produksi petani.

Dengan luas panen mencapai 25.817 hektare dan rata-rata produktivitas sekitar 5 ton gabah per hektare, total produksi diperkirakan mencapai lebih dari 129 ribu ton. Produksi tersebut dinilai mampu menopang kebutuhan pangan masyarakat sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Kapuas sebagai salah satu sentra produksi padi di Kalimantan Tengah.

Selain sektor pertanian, pemerintah pusat juga mengalokasikan program pengembangan kawasan pesisir di Kabupaten Kapuas. Sebanyak tiga kawasan Kampung Nelayan direncanakan dibangun di Kecamatan Kapuas Kuala beserta fasilitas pendukung, seperti pasar ikan, pabrik es, dan sarana penunjang lainnya.

Program tersebut diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir sekaligus melengkapi penguatan sektor pertanian sebagai dua pilar utama pembangunan ekonomi Kabupaten Kapuas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *