PURUK CAHU – Kehadiran Komando Distrik Militer (Kodim) 1020/Murung Raya kini memasuki babak baru. Satuan komando kewilayahan tersebut resmi berdiri setelah diresmikan Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin pada Senin, 26 Oktober 2026.
Peresmian ini sebelumnya telah dipersiapkan Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui rapat koordinasi bersama unsur terkait. Saat persiapan dilakukan, Pemkab Mura menyiapkan berbagai kebutuhan teknis mulai dari prasasti, baliho, transportasi, fasilitas kesehatan hingga dokumentasi dan publikasi.
Pj Sekretaris Daerah Murung Raya saat itu, Sarwo Mintarjo, menyebut pemerintah daerah siap mendukung kelancaran agenda tersebut. Dinas Kesehatan juga disiapkan untuk memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan bagi tamu dan peserta apabila dibutuhkan.
Tidak hanya seremoni, rangkaian peresmian juga dirancang membawa pesan lain. Pemerintah menyiapkan penanaman 10 pohon secara simbolis sebagai bagian dari dukungan terhadap penghijauan lingkungan Makodim.
Kini, setelah resmi berdiri, keberadaan Kodim 1020/Murung Raya diharapkan tidak hanya berkaitan dengan tugas pertahanan dan keamanan. Satuan tersebut juga diproyeksikan memperkuat koordinasi antara TNI, pemerintah daerah, Polri dan masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan di wilayah.
Dalam peresmian, Pangdam XXII/Tambun Bungai menekankan pentingnya profesionalisme, disiplin dan tanggung jawab prajurit. Ia juga meminta seluruh personel menjaga kehormatan satuan serta berpegang pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI.
Bupati Murung Raya Heriyus mengatakan peresmian Makodim baru menjadi langkah penting dalam meningkatkan fasilitas operasional TNI AD untuk mendukung tugas kewilayahan di Murung Raya.
“Dengan diresmikannya Kodim 1020/Murung Raya diharapkan semakin optimal menjalankan tugas serta mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Heriyus.
Peresmian Kodim 1020/Murung Raya juga dirangkaikan dengan peresmian Denzipur 16/Wira Bhatara Sangiang. Dua satuan tersebut kini menjadi bagian dari penguatan struktur dan kemampuan TNI AD di wilayah Murung Raya.
Bagi pemerintah daerah, tantangan berikutnya bukan lagi sekadar memastikan fasilitas satuan tersedia. Kehadiran institusi baru tersebut diharapkan mampu diterjemahkan ke dalam kerja sama yang konkret dengan pemerintah dan masyarakat, terutama dalam menjaga stabilitas wilayah serta mendukung berbagai agenda pembangunan di Murung Raya.