813341-2048x1536 (1)

SUKAMARA – Persoalan keterbatasan akses telekomunikasi menjadi salah satu aspirasi utama yang disampaikan masyarakat Desa Kartamulia, Kecamatan Sukamara, Kabupaten Sukamara, saat kunjungan reses Anggota Komisi I DPR RI daerah pemilihan Kalimantan Tengah, Andina Theresia Narang, Kamis (7/8/26).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Kartamulia tersebut dihadiri masyarakat setempat. Andina turut didampingi Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Sukamara dan anggota DPRD Kabupaten Sukamara dari Fraksi NasDem.

Dalam dialog tersebut, masyarakat menyampaikan kondisi jaringan telekomunikasi yang masih terbatas. Desa Kartamulia disebut mengalami kendala sinyal atau masuk dalam wilayah blank spot, meskipun lokasinya berada di kawasan sekitar pusat Kabupaten Sukamara.

Salah seorang warga, Marsono, mengatakan akses internet saat ini telah menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat. Selain mendukung aktivitas sehari-hari, konektivitas digital juga dibutuhkan pelajar untuk menunjang proses pendidikan serta masyarakat yang bekerja di berbagai sektor.

Menanggapi aspirasi tersebut, Andina mengatakan persoalan konektivitas menjadi perhatian yang akan dibawa ke tingkat pemerintah pusat. Sebagai anggota Komisi I DPR RI, ia menyebut Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) merupakan salah satu mitra kerja komisinya.

“Saya akan langsung membawa aspirasi ini ke Dirjen BAKTI Kemkomdigi pusat, karena Kemkomdigi adalah salah satu mitra kami di Komisi I DPR RI. Saya akan memastikan tidak ada lagi daerah yang mengalami blank spot,” kata Andina.

Untuk mendukung proses pengusulan secara lebih akurat, Andina meminta Pemerintah Desa Kartamulia menyiapkan data teknis terkait lokasi yang mengalami kendala jaringan, terutama titik koordinat.

Menurutnya, data tersebut diperlukan agar persoalan yang disampaikan masyarakat dapat diteruskan kepada kementerian terkait dengan informasi lokasi yang jelas.

“Saya meminta pihak Desa Kartamulia untuk mengirim titik koordinat lokasi desanya, karena titik koordinat harus tepat. Setelah pihak desa mengirimkannya, saya akan langsung meneruskan aspirasi blank spot ini ke Dirjen BAKTI Kemkomdigi,” ujarnya.

Andina berharap langkah tersebut dapat menjadi awal percepatan penanganan persoalan jaringan telekomunikasi di Desa Kartamulia. Pemerataan akses komunikasi dan internet dinilai penting agar masyarakat di wilayah yang belum terjangkau jaringan dapat memperoleh manfaat yang sama dari perkembangan teknologi digital.

Selain menyerap aspirasi, dalam rangkaian kegiatan reses tersebut Andina juga menyerahkan bantuan sosial berupa 100 paket beras kepada masyarakat Desa Kartamulia.

Kegiatan reses tersebut menjadi bagian dari upaya menyerap langsung berbagai kebutuhan masyarakat di daerah pemilihan untuk kemudian diperjuangkan melalui jalur kebijakan dan kewenangan di tingkat pusat.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *