JAKARTA – Persija Jakarta resmi membuka babak baru dengan menunjuk Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala. Pengumuman tersebut dilakukan di Jakarta International Stadium (JIS), Senin (8/6/2026), sekaligus menandai kembalinya pelatih asal Korea Selatan itu ke Indonesia setelah mengakhiri kiprahnya bersama Timnas Indonesia pada awal 2025.
Di hadapan publik dan pendukung Macan Kemayoran, Shin Tae-yong langsung memperlihatkan kedekatannya dengan ibu kota. Ia menutup perkenalannya dengan slogan yang selama ini identik dengan Persija, “Gue Persija, Gue Champion”, yang disambut antusias oleh para suporter.
Shin mengungkapkan bahwa sebelum menerima tawaran Persija, dirinya sempat mendapatkan beberapa penawaran dari klub lain. Namun komunikasi langsung dengan manajemen Persija menjadi titik balik yang membuatnya memutuskan kembali ke Indonesia.
Menurutnya, lima tahun tinggal di Jakarta saat menangani Timnas Indonesia telah membangun ikatan emosional yang kuat dengan kota tersebut. Bahkan, meski ada tawaran dengan nilai kontrak lebih tinggi dari klub lain, ia memilih Persija karena merasa memiliki kedekatan yang tidak bisa diukur dengan materi.
Keputusan tersebut sekaligus mempertegas ambisi Persija yang tengah mempersiapkan diri menghadapi dua momentum penting, yakni peringatan 500 tahun Jakarta pada 2027 dan ulang tahun ke-100 klub pada 2028. Kehadiran Shin diharapkan menjadi fondasi bagi proyek jangka panjang Macan Kemayoran untuk kembali bersaing di papan atas sepak bola nasional.
Dengan pengalaman membawa Korea Selatan tampil di Piala Dunia 2018 serta membangun generasi baru Timnas Indonesia, Shin kini mengemban tantangan berbeda di level klub. Ekspektasi besar mengiringi langkahnya untuk mengakhiri penantian gelar juara Persija sekaligus membangun tim yang kompetitif.
Perkenalan tersebut tidak hanya menjadi seremoni pergantian pelatih, tetapi juga menghadirkan optimisme baru bagi Persija dan para pendukungnya. Kalimat penutup Shin Tae-yong, “Gue Persija, Gue Champion”, menjadi simbol awal perjalanan yang diharapkan mampu membawa Macan Kemayoran kembali ke puncak prestasi sepak bola Indonesia.(red)