PALANGKA RAYA – Warga Kota Palangka Raya disambut suasana berbeda pada Senin (27/7/2026). Kabut asap mulai tampak menyelimuti sebagian wilayah ibu kota Kalimantan Tengah sejak pagi hari. Fenomena ini diduga merupakan dampak dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi dalam dua pekan terakhir di sejumlah daerah di Kalimantan Tengah.
Meski kabut asap mulai terlihat, aktivitas penerbangan di Bandara Tjilik Riwut hingga Senin pagi masih berjalan normal. Belum ada penundaan maupun pembatalan penerbangan akibat menurunnya jarak pandang.
General Manager Kantor Cabang Bandara Tjilik Riwut, I Made Darmawan, mengatakan kemunculan kabut asap baru terjadi pada hari ini sehingga operasional penerbangan masih dapat berlangsung dengan aman.
“Sejauh ini kondisi penerbangan masih belum terganggu karena kemunculan kabut baru hari ini. Kami terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi cuaca dan jarak pandang dalam beberapa hari ke depan,” ujarnya melalui aplikasi pesan singkat.
Menurutnya, pihak bandara terus berkoordinasi dengan AirNav Indonesia, BMKG, maskapai penerbangan, serta seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan keselamatan dan kelancaran operasional penerbangan apabila kondisi kabut asap semakin pekat.
Ia berharap titik-titik kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah dapat segera dikendalikan sehingga dampaknya tidak meluas, termasuk terhadap sektor transportasi udara maupun aktivitas masyarakat.
“Kami berharap penanganan karhutla dapat berjalan optimal sehingga kabut asap tidak semakin tebal dan operasional penerbangan tetap berlangsung dengan aman dan lancar,” tutupnya.(Red)