1000286995

PALANGKA RAYA – DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menyatakan dukungan terhadap rencana pembangunan jalur kereta api di Pulau Kalimantan. Proyek tersebut dinilai berpotensi memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi apabila masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN).

Wakil Ketua II DPRD Kalteng, Muhammad Ansyari, mengatakan wacana pembangunan jaringan kereta api di Kalimantan sebenarnya telah lama bergulir. Namun, menurutnya, realisasi proyek tersebut memerlukan perencanaan yang matang, dukungan anggaran yang memadai, serta komitmen berkelanjutan dari pemerintah pusat.

“Kami menyambut baik apabila rencana pembangunan jalur kereta api di Kalimantan kembali menjadi perhatian pemerintah. Jika nantinya masuk dalam PSN, tentu peluang percepatan realisasinya akan semakin besar karena menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional,” ujar Ansyari di Gedung DPRD Kalteng, Senin (8/6/2026).

Ia menilai arah pembangunan infrastruktur nasional sangat dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah pada setiap periode pemerintahan. Meski demikian, Ansyari mengapresiasi kembali menguatnya pembahasan mengenai pembangunan jalur kereta api di Kalimantan.

Menurutnya, keberadaan transportasi berbasis rel dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mendukung sistem transportasi darat yang lebih efisien dan terintegrasi di Pulau Kalimantan.

“Apabila jaringan kereta api mampu menghubungkan sejumlah provinsi di Kalimantan, manfaatnya tidak hanya dirasakan sektor transportasi, tetapi juga akan berdampak luas terhadap aktivitas ekonomi masyarakat,” katanya.

Ansyari menambahkan, Kalimantan Tengah berpotensi memperoleh manfaat besar apabila proyek tersebut terealisasi. Jalur kereta api dinilai dapat meningkatkan kelancaran distribusi barang sekaligus menekan biaya logistik yang selama ini menjadi salah satu tantangan dalam pengembangan ekonomi daerah.

“Kereta api dapat menjadi alternatif distribusi yang lebih efisien. Biaya pengangkutan barang berpotensi menurun, waktu tempuh menjadi lebih singkat, dan pasokan kebutuhan masyarakat bisa lebih lancar,” ujarnya.

Ia menjelaskan, hingga kini distribusi barang di sebagian wilayah Kalimantan masih bergantung pada transportasi darat dan angkutan sungai. Kondisi tersebut sering kali menyebabkan biaya distribusi menjadi lebih tinggi dan waktu pengiriman lebih lama, terutama untuk kebutuhan pokok dan komoditas perdagangan.

Karena itu, DPRD Kalteng berharap pemerintah pusat memberikan perhatian terhadap pengembangan jaringan perkeretaapian di Pulau Kalimantan sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas nasional.

Ansyari menilai pembangunan infrastruktur tersebut tidak hanya akan meningkatkan efisiensi transportasi, tetapi juga dapat mendorong pemerataan pembangunan, memperkuat hubungan antarwilayah, serta meningkatkan daya saing ekonomi Kalimantan Tengah dan kawasan Kalimantan secara umum di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *