IMG-20260108-WA0009

PALANGKA RAYA – Anggota Komisi I DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Purdiono, mendorong pemerintah daerah terus melakukan inovasi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai upaya memperkuat kemampuan fiskal dan mendukung keberlanjutan pembangunan.

Menurutnya, peningkatan PAD menjadi salah satu faktor penting agar pemerintah daerah memiliki ruang yang lebih besar dalam membiayai berbagai program pembangunan serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Perlu ada langkah kreatif menggali potensi pendapatan baru. Dengan pengelolaan PAD yang optimal, Kalteng bisa bergerak lebih maju,” tegas Purdiono.

Ia mengatakan, Kalimantan Tengah memiliki berbagai potensi yang dapat dikembangkan sebagai sumber pendapatan daerah. Dengan pengelolaan yang baik dan optimal, potensi tersebut dinilai mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan kapasitas keuangan daerah.

Purdiono menjelaskan, berbagai program pembangunan yang telah dirancang Pemerintah Provinsi Kalteng akan mulai dilaksanakan pada 2026. Namun, pelaksanaannya tetap perlu menyesuaikan kondisi fiskal serta dinamika yang berkembang di lapangan.

“Target yang ada saat ini masih berupa proyeksi. Pelaksanaannya bisa berubah sesuai dinamika dan perkembangan di lapangan,” katanya.

Selain penguatan PAD, politisi Partai Golkar tersebut juga menekankan pentingnya pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pedesaan. Menurutnya, pembangunan infrastruktur serta pelayanan dasar di desa harus menjadi perhatian utama karena menjadi fondasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Pembangunan di desa harus menjadi prioritas. Infrastruktur dan pelayanan dasar di tingkat desa adalah fondasi kemajuan daerah secara keseluruhan,” ujarnya.

Ia menilai, pembangunan yang merata akan mampu mengurangi kesenjangan antarwilayah serta memastikan seluruh masyarakat Kalteng mendapatkan manfaat dari program pemerintah.

Lebih lanjut, Purdiono menegaskan DPRD Kalteng akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan program pembangunan daerah. Pengawasan tersebut tidak hanya dilakukan melalui laporan administrasi, tetapi juga dengan turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi dan kebutuhan masyarakat.

“Pengawasan tidak cukup hanya lewat laporan. Kami akan turun langsung ke lapangan dan siap menjadi jembatan untuk mencari solusi bersama pemerintah,” tandasnya.

Melalui penguatan PAD dan pengawasan yang maksimal, DPRD Kalteng berharap pembangunan daerah dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *