Palangka Raya – Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah menggelar kegiatan Sosialisasi dan Fasilitasi Pemutakhiran Data Dukung Revitalisasi SMK Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat tata kelola pendidikan vokasi melalui penyediaan data yang akurat dan mutakhir.
Kegiatan ini bertujuan menyamakan pemahaman seluruh pemangku kepentingan terkait pentingnya pemutakhiran data dukung revitalisasi SMK sebagai dasar penyusunan program pengembangan pendidikan vokasi yang lebih terarah, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan dunia usaha, dunia industri, serta dunia kerja (DUDIKA).
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, mengatakan bahwa keberhasilan revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) diawali dengan perencanaan yang didukung oleh data yang valid.
“SMK yang hebat dimulai dari perencanaan yang tepat,” ujar Reza Prabowo dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, pemutakhiran data dukung revitalisasi memiliki peran strategis sebagai fondasi dalam menyusun berbagai program pengembangan SMK sehingga kebijakan yang dihasilkan dapat lebih akurat, tepat sasaran, dan selaras dengan kebutuhan pendidikan vokasi.
Ia menambahkan, kualitas data yang baik akan membantu pemerintah dalam menentukan arah kebijakan, memetakan kebutuhan satuan pendidikan, serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan program revitalisasi SMK di Kalimantan Tengah.

Melalui kegiatan sosialisasi dan fasilitasi tersebut, Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola pendidikan vokasi. Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan mutu SMK yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, kebutuhan industri, serta perubahan dunia kerja.
Dengan tersedianya data dukung yang mutakhir, pemerintah daerah diharapkan dapat menyusun kebijakan dan program pengembangan SMK secara lebih terukur sehingga menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi, daya saing, dan kesiapan memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan sesuai bidang keahliannya.