WhatsApp Image 2026-07-31 at 17.49.10

PALANGKA RAYA – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Developer Properti Indonesia (Deprindo) Kalimantan Tengah mendorong penguatan sinergi dengan Bank Kalteng guna mendukung pembiayaan sektor properti dan pengembangan usaha para anggotanya. Hal tersebut disampaikan Ketua DPW Deprindo Kalimantan Tengah, Yemima Eka Ampung, usai kegiatan sosialisasi produk perbankan yang digelar di Palangka Raya, Jumat (31/7/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bank Kalteng memperkenalkan berbagai produk dan layanan di bidang funding (penghimpunan dana) maupun lending (penyaluran kredit) kepada anggota Deprindo Kalteng. Sosialisasi juga menjadi forum diskusi mengenai peluang kerja sama antara perbankan daerah dengan para pengembang dan pelaku usaha di Kalimantan Tengah.

Yemima mengatakan, salah satu poin yang dibahas adalah dukungan Bank Kalteng dalam memberikan kemudahan akses pembiayaan, baik melalui fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bagi masyarakat maupun pembiayaan modal kerja bagi anggota Deprindo yang sedang mengembangkan proyek-proyek properti.

“Kami membahas bagaimana Bank Kalteng dapat memberikan dukungan kepada anggota Deprindo, khususnya dalam kemudahan proses KPR bagi nasabah serta akses permodalan untuk mendukung pelaksanaan proyek-proyek para anggota. Harapannya, kebutuhan pembiayaan tidak lagi menjadi kendala dalam pengembangan bisnis,” ujar Yemima.

Menurutnya, kolaborasi yang erat antara lembaga perbankan daerah dengan pelaku usaha memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan sektor properti yang berdampak pada peningkatan investasi dan perekonomian daerah.

Ia berharap Bank Kalteng dapat semakin aktif membangun kemitraan strategis dengan para pengembang lokal sehingga tercipta ekosistem usaha yang saling mendukung.

“Kami berharap Bank Kalteng sebagai bank daerah dapat lebih aktif bersinergi dengan para pengembang dan pelaku usaha di Kalimantan Tengah. Dengan dukungan pembiayaan yang lebih mudah dan proses yang semakin baik, anggota Deprindo dapat lebih optimal dalam mengembangkan usahanya,” tutupnya.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara sektor perbankan dan industri properti, sekaligus membuka peluang kerja sama yang diharapkan mampu meningkatkan akses pembiayaan bagi masyarakat maupun pelaku usaha di Kalimantan Tengah.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *