Gemini_Generated_Image_ljlo7iljlo7iljlo

Palangka Raya – Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) yang diinisiasi Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, H. Edy Pratowo, mendapat apresiasi sekaligus masukan dari Founder Warta Kalteng, Nanda Achmad.

Menurut Nanda, program tersebut merupakan langkah positif pemerintah daerah karena diyakini mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, baik dari sisi ekonomi maupun pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari.

Namun, di tengah munculnya berbagai isu mengenai kelayakan penerima bantuan, Nanda menilai perlu adanya upaya untuk meningkatkan transparansi dalam penyaluran program tersebut agar tidak memunculkan polemik di tengah masyarakat.

Ia menyarankan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah membuat penanda berupa stiker resmi yang ditempelkan di rumah atau tempat tinggal setiap penerima manfaat Kartu Huma Betang Sejahtera. Langkah tersebut dinilai dapat menjadi bentuk keterbukaan informasi sekaligus memudahkan masyarakat mengetahui bahwa penerima telah melalui proses pendataan dan verifikasi.

“Program ini sangat baik karena manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Agar tidak terus muncul isu negatif terkait siapa yang berhak menerima bantuan, salah satu solusinya adalah memberikan penanda berupa stiker resmi di rumah penerima,” ujar Nanda.

Selain itu, ia berharap pelaksanaan program KHBS dapat berjalan secara objektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran bantuan menjadi kunci untuk membangun kepercayaan publik sekaligus mendukung keberhasilan program unggulan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tersebut.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *