WhatsApp Image 2026-05-06 at 16.20.51

Palangka Raya – Proses suksesi kepemimpinan di Universitas Palangka Raya mulai bergerak. Menjelang berakhirnya masa jabatan rektor pada 6 September 2026, tahapan Pemilihan Rektor (Pilrek) periode 2026–2030 resmi dipersiapkan dengan pembentukan panitia.

Melalui SK Rektor Nomor 2247/UN24/HK.03/2026, panitia Pilrek telah dibentuk dan langsung bekerja merancang tahapan serta mekanisme pemilihan. Posisi ketua dipegang oleh Prof. Dr. Joni Bungai, didampingi sejumlah akademisi senior dalam struktur kepanitiaan.

“Semua sudah dalam tahap draf, baik persyaratan bakal calon maupun jadwal pemilihan. Dalam waktu dekat akan segera dilaksanakan sesuai aturan,” tegas Joni Bungai saat ditemui di sekretariat panitia, Rabu (6/5/2026).

Ia menekankan bahwa seluruh proses akan mengacu pada Permenristekdikti Nomor 19 Tahun 2017, yang mengatur tahapan mulai dari penjaringan, penyaringan, hingga penetapan rektor terpilih.

Tak ingin tersandung aspek administratif, panitia juga bergerak cepat melakukan koordinasi ke berbagai pihak di Kementerian Pendidikan, termasuk konsultasi dengan biro hukum, SDM, hingga auditor investigasi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai koridor regulasi.

Menariknya, peluang untuk maju sebagai calon rektor terbuka lebar. Tidak hanya figur baru, kandidat yang pernah maju pada pemilihan sebelumnya juga dipersilakan kembali ikut kontestasi, selama memenuhi syarat dan lolos verifikasi.

“Semua punya kesempatan yang sama. Yang penting memenuhi persyaratan,” ujar Joni.

Sementara itu, Ketua Senat UPR Prof. Dr. Petrus Porwadi secara resmi menyerahkan jadwal pelaksanaan Pilrek serta Peraturan Senat kepada panitia sebagai acuan utama dalam proses penjaringan bakal calon.

Penyerahan tersebut menandai bahwa tahapan Pilrek tidak lagi sebatas wacana, tetapi sudah masuk fase operasional. Artinya, dalam waktu dekat, publik kampus akan mulai melihat dinamika kandidat yang siap berebut kursi orang nomor satu di UPR.

Dengan mesin panitia yang sudah mulai bergerak dan regulasi yang dikunci, Pilrek UPR 2026–2030 dipastikan akan menjadi ajang penting yang menentukan arah kepemimpinan kampus terbesar di Kalimantan Tengah ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *