WhatsApp Image 2026-05-05 at 12.47.52

Palangka Raya – Seleksi jalur mandiri kembali dibuka, dan kali ini peluangnya tidak kecil. SMMPTN Barat 2026 resmi diperkenalkan lewat soft launching yang digelar secara daring, Senin (4/5/2026), menjangkau peserta dari berbagai daerah di Indonesia melalui Zoom hingga siaran media sosial.

Pembukaan ini bukan sekadar seremoni. Konsorsium Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat (BKS-PTN Barat) menyiapkan skema seleksi yang semakin fleksibel, dengan melibatkan 27 perguruan tinggi negeri dan menyediakan sekitar 20.035 kursi mahasiswa baru.

Ketua SMMPTN Barat 2026, Prof. Ibrahim, menegaskan bahwa jalur ini membuka ruang lebih luas bagi calon mahasiswa yang belum mendapatkan kursi di jalur nasional.

“Peserta bisa memilih lintas program studi, baik saintek maupun soshum, dengan maksimal dua pilihan. Bahkan tidak harus sesuai dengan lokasi tes,” jelasnya.

Secara keseluruhan, tersedia lebih dari 1.013 program studi yang bisa dipilih, mencakup PTN umum, seni, hingga keagamaan. Fleksibilitas ini menjadi salah satu daya tarik utama SMMPTN Barat dibandingkan jalur mandiri lainnya.

Pendaftaran resmi dibuka mulai 4 Mei 2026 pukul 16.00 WIB hingga 11 Juni 2026. Sementara ujian dijadwalkan berlangsung pada 17–24 Juni 2026, dan hasil seleksi akan diumumkan pada 30 Juni 2026.

Sementara itu, Ketua BKS-PTN Barat yang juga Rektor Universitas Palangka Raya, Prof. Dr. Salampak, menyoroti konsistensi program ini yang telah berjalan selama satu dekade sejak pertama kali digelar pada 2017.

“Tahun ini menjadi pelaksanaan ke-10. Ini bukti bahwa kolaborasi antarperguruan tinggi terus berkembang dan mampu beradaptasi,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan SMMPTN Barat tidak lepas dari kerja kolektif puluhan perguruan tinggi yang tergabung dalam BKS-PTN Barat, yang kini berjumlah 39 anggota dari wilayah Sumatera, Jawa Barat, Banten, hingga Kalimantan.

Menurutnya, sinergi tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga kualitas seleksi yang transparan, akuntabel, dan berkeadilan.

Selain itu, dukungan dari sektor perbankan seperti Bank Mandiri, BNI, BTN, BSI, dan BRI disebut turut memperkuat kelancaran pelaksanaan seleksi tahun ini.

Dengan kuota besar dan sistem yang semakin fleksibel, SMMPTN Barat 2026 menjadi salah satu jalur strategis bagi calon mahasiswa untuk menembus perguruan tinggi negeri. Kini, tinggal bagaimana peserta memanfaatkan peluang tersebut sebelum waktu pendaftaran ditutup.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *