PALANGKA RAYA – Masyarakat kembali mempertanyakan penghentian sementara aliran listrik yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah setelah PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palangka Raya kembali menerbitkan jadwal pemeliharaan jaringan yang berdampak pada pemadaman listrik di beberapa lokasi.
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan publik karena sebelumnya PLN menyampaikan sistem kelistrikan di Kalimantan Tengah telah kembali normal setelah gangguan pada sistem interkoneksi berhasil ditangani. Saat itu, perusahaan juga menyatakan pemadaman bergilir yang sempat diberlakukan akibat gangguan sistem telah dihentikan.
Namun, sejak 13 Juli hingga 26 Juli 2026, PLN UP3 Palangka Raya secara berkala mengeluarkan pemberitahuan penghentian sementara aliran listrik untuk mendukung kegiatan pemeliharaan jaringan di sejumlah wilayah sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Menanggapi hal tersebut, Asisten Manager Keuangan dan Umum PLN UP3 Palangka Raya, Gian Wijaya, menjelaskan bahwa sistem kelistrikan di Kalimantan Tengah masih berada dalam tahap pemulihan sehingga kemampuan pasok daya belum kembali optimal.
Menurutnya, keterbatasan pasokan listrik masih terjadi, terutama pada saat beban puncak, karena beberapa unit pembangkit masih menjalani proses pemeliharaan dan pemulihan.
“Hal ini karena masih terdapat keterbatasan kemampuan pasok daya, terutama pada periode beban puncak. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh masih berlangsungnya proses pemeliharaan dan pemulihan pada sejumlah unit pembangkit, sehingga kemampuan pasok sistem belum sepenuhnya optimal,” ujar Gian kepada Tabengan, Minggu (26/7/2026).
Ia menjelaskan, penghentian sementara aliran listrik dilakukan sebagai bagian dari pengaturan beban guna menjaga keandalan sistem kelistrikan selama proses pemulihan pembangkit berlangsung. Langkah tersebut diambil agar sistem tetap stabil dan dapat terus melayani kebutuhan masyarakat secara bertahap.
PLN, lanjut Gian, berupaya melaksanakan pemeliharaan jaringan dan pengaturan beban secara terencana dengan menyampaikan informasi kepada masyarakat melalui berbagai kanal komunikasi resmi. Pelanggan juga diimbau memperhatikan jadwal penghentian sementara aliran listrik agar dapat menyesuaikan aktivitas yang bergantung pada pasokan listrik.
PLN berharap masyarakat dapat memahami kondisi tersebut mengingat proses pemulihan sejumlah unit pembangkit masih terus dilakukan. Perusahaan menargetkan pelayanan kelistrikan dapat kembali berjalan normal setelah kemampuan pasok sistem pulih sepenuhnya sehingga penghentian sementara aliran listrik tidak lagi diperlukan.