PALANGKA RAYA – Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Sugiyarto, mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Lamandau dengan memprioritaskan sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi kerakyatan. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat daya saing daerah secara berkelanjutan.
Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) III yang meliputi Kabupaten Lamandau, Sukamara, dan Kotawaringin Barat itu menilai Lamandau sebagai daerah hasil pemekaran telah menunjukkan perkembangan positif. Namun, menurutnya, masih terdapat sejumlah sektor yang memerlukan perhatian agar pembangunan dapat berjalan lebih optimal.
“Dengan kepemimpinan Rizky-Hamid, kita berharap pembangunan di Lamandau makin pesat, infrastruktur semakin lengkap, dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” ujar Sugiyarto, belum lama ini.
Ia mengatakan pembangunan infrastruktur jalan masih menjadi salah satu kebutuhan mendesak. Akses jalan yang memadai dinilai berperan penting dalam memperlancar mobilitas masyarakat, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Karena itu, Sugiyarto berharap Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Lamandau serta pemerintah pusat untuk mendukung pembangunan ruas-ruas jalan yang masih memerlukan penanganan.
“Masih banyak ruas jalan kabupaten yang membutuhkan dukungan dari pemerintah pusat maupun provinsi,” katanya.
Di sektor pendidikan, Sugiyarto menilai kolaborasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten perlu terus diperkuat agar seluruh anak di Lamandau memperoleh akses pendidikan yang layak tanpa terkendala persoalan biaya.
“Dengan sinergitas, tidak ada lagi anak-anak yang putus sekolah karena alasan biaya,” tegasnya.
Selain itu, ia juga menyoroti sektor perkebunan. Menurutnya, perusahaan yang beroperasi di Lamandau perlu menyelesaikan kewajiban pembangunan kebun plasma bagi masyarakat. Meski realisasi program tersebut disebut telah mencapai sekitar 95 persen, Sugiyarto berharap sisa kewajiban dapat segera dituntaskan melalui koordinasi antara pemerintah daerah dan pihak perusahaan.
Ia juga mendorong pelaksanaan program peremajaan tanaman perkebunan (replanting) yang didukung pendataan akurat serta bantuan pemerintah bagi petani selama masa tanam ulang.
“Kalau tidak disiapkan bantuan, masyarakat bisa kehilangan penghasilan selama dua sampai tiga tahun,” ujarnya.
Sugiyarto turut menekankan pentingnya penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai salah satu upaya menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan perekonomian masyarakat. Sementara di bidang kesehatan, ia menilai kebutuhan tenaga medis, khususnya dokter gigi dan dokter spesialis, masih perlu dipenuhi agar pelayanan kesehatan semakin merata.
“Bagi yang diterima di Fakultas Kedokteran, baik di Universitas Palangka Raya maupun Muhammadiyah Palangka Raya, perlu didukung agar kelak kembali mengabdi di daerah,” katanya.
Ia berharap pemerintah daerah terus berkomitmen memenuhi kebutuhan dasar masyarakat melalui pembangunan yang berkelanjutan dan terintegrasi. Menurutnya, fokus pada penguatan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta ekonomi kerakyatan akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Kabupaten Lamandau yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
“Jika kita memprioritaskan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi rakyat secara bersamaan, Lamandau akan lebih cepat berkembang dan mandiri,” tandas Sugiyarto.