WhatsApp Image 2026-07-23 at 14.12.43 (1)

PALANGKA RAYA – Plt. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Provinsi Kalimantan Tengah, Syahfiri, S.E., menegaskan bahwa keberhasilan Program Strategis Nasional (PSN) tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari sejauh mana manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam Diskusi Publik bertema “Evaluasi dan Menakar Program Strategis Nasional dalam Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat”, yang diselenggarakan oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kalimantan Tengah di Hutan Venue and Eatery, Jalan Tjilik Riwut Km 3, Palangka Raya, Rabu (24/6/2026).

Diskusi yang diikuti mahasiswa, akademisi, serta berbagai elemen masyarakat tersebut menjadi ruang dialog untuk mengkaji implementasi Program Strategis Nasional sekaligus membahas tantangan pembangunan daerah dalam mendukung agenda pembangunan nasional.

Dalam pemaparannya, Syahfiri menjelaskan bahwa sinkronisasi antara kebijakan pemerintah pusat dan daerah menjadi faktor penting agar setiap program pembangunan berjalan efektif dan memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Program Strategis Nasional harus dipandang sebagai instrumen untuk mempercepat pemerataan pembangunan. Karena itu, pelaksanaannya perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik daerah agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Syahfiri.

Menurutnya, perencanaan pembangunan yang berbasis data, kolaborasi antarpemangku kepentingan, serta partisipasi masyarakat menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.

Ia juga mengapresiasi inisiatif PMII Kalimantan Tengah yang menghadirkan ruang diskusi kritis antara pemerintah dan kalangan akademisi maupun mahasiswa.

“Mahasiswa memiliki peran penting sebagai mitra strategis pemerintah dalam memberikan masukan, kritik yang konstruktif, serta gagasan inovatif terhadap arah pembangunan. Forum seperti ini menjadi wadah yang baik untuk membangun pemahaman bersama sekaligus memperkuat kolaborasi,” katanya.

Syahfiri menambahkan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui BAPPERIDA terus mendorong penyusunan kebijakan pembangunan yang adaptif, terukur, dan selaras dengan prioritas nasional maupun kebutuhan daerah.

Melalui diskusi tersebut, diharapkan tercipta pertukaran gagasan yang mampu memperkuat kualitas perencanaan pembangunan sekaligus menghasilkan rekomendasi yang dapat mendukung implementasi Program Strategis Nasional secara lebih efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *